SUKABUMI – Minat masyarakat Kabupaten Sukabumi terhadap layanan terpadu di Mal Pelayanan Publik (MPP) terus menunjukkan peningkatan signifikan. Hingga Mei 2026, jumlah kunjungan tercatat mencapai 1.371, melonjak tajam dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sukabumi menunjukkan, pada Januari hingga Mei 2025 jumlah kunjungan hanya 635. Artinya, terjadi peningkatan sebanyak 736 kunjungan atau sekitar 115 persen lebih.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Sukabumi, Dede Rukaya, mengungkapkan bahwa layanan BPJS Kesehatan masih menjadi favorit masyarakat. Ia menyebutkan bahwa sebagian besar pengunjung memanfaatkan layanan tersebut untuk keperluan administrasi kepesertaan.
Baca Juga: Ketua DPRD Sukabumi Hadiri Doa Bersama Sambut 1 Muharram di Palabuhanratu
“BPJS Kesehatan masih menjadi layanan yang paling diminati masyarakat di MPP,” ujarnya.
Tercatat, sebanyak 811 kunjungan berasal dari layanan BPJS Kesehatan, mulai dari perubahan data hingga pengecekan status peserta. Sementara itu, layanan Imigrasi Kelas I Non TPI Sukabumi menempati posisi kedua dengan 460 kunjungan, terutama untuk pengurusan paspor.
Di sisi lain, layanan DPMPTSP sendiri mencatat 92 kunjungan yang didominasi oleh pengurusan izin usaha dan konsultasi legalitas.
Meski belum ada penambahan instansi, keberadaan 25 unit layanan di MPP dinilai mampu mempermudah masyarakat dalam mengakses berbagai kebutuhan administrasi dalam satu tempat.
Baca Juga: Ribuan Warga Padati Karanghawu, Peringatan 1 Muharram di Cisolok Berlangsung Meriah
Namun demikian, sejumlah kendala masih ditemui dalam proses pelayanan. Di antaranya adalah kurang lengkapnya dokumen yang dibawa masyarakat, minimnya pemahaman alur pelayanan, hingga gangguan sistem jaringan.
Untuk mengatasi hal tersebut, pengelola MPP terus melakukan pembenahan, termasuk meningkatkan penyediaan informasi dan memberikan pendampingan langsung kepada pengunjung.
“Upaya ini dilakukan agar masyarakat lebih mudah memahami prosedur layanan yang tersedia,” kata Dede.
Baca Juga: H. Dadang Hermawan Ajak Masyarakat Jadikan 1 Muharam Momentum Hijrah Menuju Kebaikan
Selain peningkatan kunjungan, kualitas pelayanan MPP Sukabumi juga mendapat apresiasi dari masyarakat. Berdasarkan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Triwulan I Tahun 2026, MPP memperoleh nilai 126,45 dengan kategori sangat baik.
Dede menegaskan bahwa hasil tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi seluruh instansi untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Hasil survei ini menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik,” pungkasnya.
Ke depan, MPP Kabupaten Sukabumi akan fokus pada peningkatan kompetensi petugas, penguatan koordinasi antarinstansi, serta optimalisasi teknologi informasi demi menghadirkan layanan yang lebih cepat dan nyaman.

