Berita UtamaKabupaten Sukabumi

Penemuan Jasad Tanpa Kepala di Ciracap, Hantui Ketakutan Warga

×

Penemuan Jasad Tanpa Kepala di Ciracap, Hantui Ketakutan Warga

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Ketenteraman warga Kampung Cikeresek, Desa Purawasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, terusik setelah ditemukannya jasad manusia tanpa kepala di aliran Sungai Curug Darismin. Sungai yang selama ini menjadi tumpuan hidup sebagian warga kini berubah menjadi ruang yang memunculkan rasa cemas dan trauma.

Peristiwa mengerikan itu terungkap pada Kamis malam (8/1/2026). Saepul Rohman bersama keponakannya, Ikoh, tengah menyusuri sungai untuk menangkap ikan dengan cara “ngobor”. Di bawah sorot senter kepala, Saepul melihat sesuatu mengambang di antara bebatuan.

“Awalnya saya kira bangkai hewan. Setelah didekati, ternyata tubuh manusia,” ungkap Saepul, Sabtu (10/1/2026).

Baca Juga: Tebing Setinggi 30 Meter Longsor Tutup Jalan di Desa Simpenan Sukabumi

Jasad tersebut ditemukan dalam posisi telungkup, tanpa pakaian, dan tanpa kepala. Kondisinya sudah membusuk dan sulit dikenali. Keduanya segera meninggalkan lokasi dan melaporkan temuan itu kepada warga serta aparat desa.

Petugas dari Polsek Ciracap yang tiba di lokasi langsung melakukan pengamanan dan evakuasi. Kapolsek Ciracap, AKP Taopick Hadian, mengatakan kondisi jasad sangat rusak sehingga menyulitkan proses identifikasi awal.

“Mayat ditemukan tanpa kepala dan tanpa busana. Karena kondisinya sudah hancur, jenis kelamin korban belum bisa dipastikan,” ujar AKP Taopick.

Baca Juga: Sejumlah Wilayah Kota Sukabumi Diprediksi Diguyur Hujan Ringan

Berdasarkan pemeriksaan awal petugas kesehatan Puskesmas Ciracap, jasad diperkirakan telah meninggal dunia sekitar sepuluh hari sebelum ditemukan. Kerusakan tubuh diduga akibat lama terendam air sungai serta benturan dengan bebatuan. Sementara penyebab hilangnya kepala korban masih menjadi tanda tanya.

Penemuan ini membawa dampak psikologis bagi warga sekitar. Aktivitas mencari ikan di malam hari mulai berkurang karena rasa takut. Sungai yang sebelumnya menjadi ruang interaksi dan sumber penghasilan kini dihindari.

“Sekarang kalau malam sudah jarang yang turun ke sungai. Warga masih takut,” ujar seorang warga setempat.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban dan penyebab pasti kematiannya. Warga berharap aparat dapat segera menuntaskan kasus tersebut agar ketenangan dan rasa aman di Kampung Cikeresek dapat kembali pulih.