SUKABUMI – Dinas Pekerjaan Umum PU Kabupaten Sukabumi melalui Bidang Bina Marga memastikan progres awal perbaikan ruas Jalan Cikarang, tepatnya di Kampung Bayur, Desa Cikarang, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, telah memasuki tahap pelaksanaan. Material pekerjaan mulai dikirim ke lokasi sejak Kamis (8/1/2026).
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Sukabumi, Dudu Wahyudi, mengatakan pengiriman material menjadi langkah awal sebelum pekerjaan fisik dimulai di lapangan.
“Hari ini mulai dilakukan drop bahan, dan pekerjaan direncanakan dimulai pada hari Sabtu,” ujar Dudu, Kamis (8/1/2026).
Baca Juga: Beredar Foto Kebakaran di Waluran, Damkar Pastikan Informasi Tak Sesuai Fakta
Sebelumnya, kerusakan yang terjadi pada ruas Jalan Cikarang dipastikan akan segera ditangani karena proyek peningkatan jalan tersebut masih berada dalam masa pemeliharaan. Penanganan dilakukan langsung oleh pihak penyedia pekerjaan.
Dudu menjelaskan, tim teknis bersama pelaksana dari pihak penyedia telah dijadwalkan turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus perbaikan.
“Karena masih masa pemeliharaan, perbaikan akan segera dilaksanakan,” katanya.
Baca Juga: Camat Simpenan Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak Bencana di Kawungluwuk
Ia menambahkan, panjang ruas jalan yang mengalami kerusakan hanya sekitar 10 meter atau sekitar 1,2 persen dari total panjang jalan 825 meter. Dengan kondisi tersebut, penanganan dapat dilakukan tanpa harus menunggu proses penganggaran baru.
Pekerjaan peningkatan Jalan Cikarang dilaksanakan oleh CV AlFa HPD dengan nilai kontrak sebesar Rp924.979.755 termasuk pajak. Ruang lingkup pekerjaan meliputi pembangunan badan jalan selebar 3 meter, lapen macadam seluas 2.475 meter persegi, lapis pondasi atas sepanjang 825 meter, pembangunan drainase, serta tembok penahan tanah.
Baca Juga: Ayla Putih Terguling di Kadudampit Sukabumi, Pengemudi Luka-luka
Selain itu, pekerjaan juga mencakup pembangunan plat beton di tiga titik strategis serta pekerjaan galian menggunakan alat berat untuk mendukung kekuatan struktur jalan.
Dudu menegaskan pihaknya akan terus memantau proses perbaikan agar pelaksanaannya sesuai dengan spesifikasi teknis dan kontrak kerja. Ia juga memastikan akan memberikan pembaruan informasi kepada publik seiring berjalannya progres perbaikan.
“Kalau sudah ada progres perbaikan, nanti akan kami kabarkan,” pungkasnya.

