Berita SukabumiBerita Utama

PWI Cup II Bukan Sekadar Adu Juara, 500 Peserta Ikut Gerakkan Ekonomi Kota Sukabumi

×

PWI Cup II Bukan Sekadar Adu Juara, 500 Peserta Ikut Gerakkan Ekonomi Kota Sukabumi

Sebarkan artikel ini
Foto bersama para peraih penghargaan dan panitia usai Turnamen Tenis Meja PWI Cup II Kota Sukabumi. (Foto: Istimewa).

SUKABUMI – Turnamen Tenis Meja PWI Cup II Kota Sukabumi tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan para atlet. Kehadiran sekitar 500 peserta dari berbagai daerah turut menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Peserta yang datang dari Kota dan Kabupaten Sukabumi, Bandung, Cimahi, Bogor, Tangerang hingga Garut membawa dampak bagi sejumlah sektor, mulai dari hotel, rumah makan, transportasi hingga pelaku UMKM.

Ketua PWI Kota Sukabumi, Ikbal Zaelani, mengatakan kegiatan olahraga seperti PWI Cup memiliki manfaat yang lebih luas daripada sekadar pertandingan.

“Turnamen ini ternyata bisa menggeliatkan perekonomian Kota Sukabumi. Hotel terisi dan pelaku UMKM juga mendapat dampak karena peserta dari luar daerah membutuhkan makanan dan berbagai kebutuhan selama berada di Sukabumi,” ujar Ikbal, Minggu (6/9/2026).

Baca Juga: Terdampak Kekeringan, 547 Warga Tenjojaya Cibadak Dapat 5.000 Liter Air Bersih dari PMI

Dampak tersebut juga dirasakan pelaku usaha oleh-oleh khas Sukabumi. Supervisor Lampion, Sherly Fitriani Nurli, mengungkapkan sejumlah peserta turnamen datang membeli mochi dan produk khas Sukabumi untuk dibawa pulang.

“Alhamdulillah, ada peserta tenis meja yang datang membeli oleh-oleh untuk dibawa ke kampung halamannya,” katanya.

Baca Juga: Tumbangkan Pohon di Cikangkung Ciracap, Kabel WiFi Putus

Menurut Ikbal, kedatangan ratusan peserta dari luar daerah menciptakan efek berganda bagi ekonomi lokal. Selain bertanding, mereka menginap, makan, menggunakan transportasi hingga berbelanja.

PWI Kota Sukabumi berharap PWI Cup ke depan dapat terus berkembang dan menarik peserta lebih banyak dari berbagai daerah.

PWI Cup II pun membuktikan bahwa olahraga bukan hanya soal kemenangan di atas meja, tetapi juga mampu membuka peluang dan menggerakkan ekonomi masyarakat Kota Sukabumi.