SUKABUMI – Jamu pahitan masih menjadi pilihan masyarakat Sukabumi untuk menjaga kesehatan tubuh secara alami. Salah satu yang paling dikenal adalah jamu brotowali ala Sukabumi, racikan tradisional yang kaya manfaat dan diwariskan turun-temurun oleh para karuhun.
Meski rasanya pahit, jamu ini menyimpan khasiat yang lengkap. Temulawak dikenal baik untuk menjaga kesehatan hati, brotowali berkhasiat membantu menurunkan kadar gula darah, sementara temu hitam dipercaya mampu meningkatkan nafsu makan. Tak heran jika jamu pahitan ini kerap dijadikan andalan untuk menjaga kebugaran tubuh.
Selain itu, tambahan daun sirih dan asam jawa membuat ramuan ini tidak hanya bermanfaat, tetapi juga membantu menyeimbangkan rasa dan aroma khas jamu tradisional.
Baca Juga : Ramuan Obat Kuat Pria Ala Sukabumi: Telur Bebek Madu dan Susu Beruang
Bahan:
-
2 ruas temu hitam (temu ireng)
-
2 ruas kunyit
-
1 ruas temulawak
-
2 ruas brotowali
-
4 lembar daun sirih
-
500 ml air
-
2 sdm gula aren, sisir
-
1 sdm asam jawa, rendam dalam 50 ml air panas, lalu saring
Cara Membuat:
-
Kupas seluruh bahan rimpang, lalu cuci hingga bersih.
-
Tumbuk temu hitam, kunyit, temulawak, dan brotowali sampai halus.
-
Rebus hasil tumbukan bersama air dan daun sirih menggunakan panci tembikar atau panci enamel hingga mendidih.
-
Masukkan gula aren dan air asam jawa, aduk rata dan didihkan sebentar.
-
Angkat, saring, lalu dinginkan sebelum diminum.
Jamu brotowali ala Sukabumi ini dianjurkan dikonsumsi dua hari sekali dengan takaran satu gelas untuk menjaga keseimbangan manfaatnya. Meski pahit, khasiatnya dipercaya mampu membantu menjaga kesehatan tubuh secara alami, seperti yang telah dilakukan masyarakat Sukabumi sejak dulu.(SE)

