SUKABUMI – Kimchi ala Sukabumi merupakan adaptasi masakan khas Korea yang diolah menggunakan 100 persen bahan lokal dengan cita rasa yang disesuaikan dengan lidah Indonesia. Rasa pedas, asin, dan asam tetap kuat, namun lebih bersahabat sebagai pendamping menu rumahan khas Sukabumi.
Kimchi ala Sukabumi ini cocok disantap bersama nasi panas, dijadikan campuran bakwan, ditumis dengan daging, atau dipadukan dengan lauk sederhana seperti ikan asin dan sambal. Selain lezat, kimchi juga dikenal menyehatkan karena mengandung bakteri asam laktat yang membantu pencernaan.
Baca Juga : Ramuan Obat Kuat Stamina Pria dengan Akar dan Buah Pinang
Bahan untuk Proses Pengasinan
-
Sawi putih 2 kg
-
Garam 150 gram
-
Air 1.200 ml
Rendam sawi putih selama 8 jam, balik posisinya setelah 4 jam agar pengasinan merata.
Bahan Bumbu Kimchi ala Sukabumi
-
Bubuk cabai kering kasar 150 gram
-
Lobak 100 gram
-
Buah pir Asia 100 gram, iris tipis memanjang
-
Gula pasir 1 sendok makan
-
Bawang putih parut 2 sendok makan
-
Daun bawang kecil 100 gram
-
Kecap asin ikan 150 gram
-
Bawang bombay ½ buah
Bahan Bubur Kimchi
-
Tepung ketan 1 sendok makan
-
Air 100 ml
-
Garam 1 sendok teh
Cara Membuat Kimchi ala Sukabumi
-
Bilas sawi putih yang telah diasinkan hingga bersih, tiriskan.
-
Masak tepung ketan, air, dan garam hingga menjadi bubur kental, dinginkan.
-
Haluskan bawang bombay, lalu campurkan dengan bubuk cabai, gula, bawang putih, kecap asin ikan, dan bubur ketan.
-
Masukkan lobak, pir, dan daun bawang, aduk hingga tercampur rata.
-
Lumuri sawi putih dengan bumbu hingga merata.
-
Masukkan kimchi ke wadah kedap udara, tekan agar tidak ada udara.
-
Fermentasikan 1–2 hari pada suhu ruang, lalu simpan di kulkas.
Menu Olahan Kimchi ala Sukabumi
Kimchi ini dapat diolah kembali menjadi berbagai menu sederhana khas rumahan, antara lain:
-
Bakwan Kimchi ala Sukabumi, dicampur adonan tepung dan digoreng garing
-
Tumis Kimchi Ikan Asin, dipadukan ikan asin jambal atau peda
-
Nasi Goreng Kimchi Sambal Terasi
-
Oseng Kimchi Tahu Tempe
-
Kimchi Kuah Pedas ala Warung Sunda
Tips Fermentasi dan Penyimpanan
-
Bakteri asam laktat berasal dari sawi putih, bawang putih, lobak, dan kecap asin ikan.
-
Saat oksigen habis, hanya bakteri asam laktat yang berkembang.
-
Kimchi ideal dikonsumsi setelah 20 hari fermentasi.
-
Setelah dibuka, sebaiknya dihabiskan dalam waktu maksimal 1 bulan.
Kimchi bahan lokal ala Sukabumi ini menghadirkan perpaduan budaya kuliner Korea dan cita rasa Nusantara. Cocok sebagai lauk, bahan masakan, atau stok makanan fermentasi sehat di rumah.(SE)

