Berita UtamaKabupaten Sukabumi

Tawuran Pelajar di Palabuhanratu Digagalkan, Enam Siswa Diamankan

×

Tawuran Pelajar di Palabuhanratu Digagalkan, Enam Siswa Diamankan

Sebarkan artikel ini
Foto ilustrasi penangkapan enam pelajar SMP yang diduga hendak tawuran. (Foto: AI Chat GPT/Mulvi M Noor)

SUKABUMI – Petugas bersama warga menggagalkan rencana aksi tawuran yang diduga melibatkan sejumlah pelajar SMP di kawasan Taman Bunga atau Taman Kota Tenjoresmi, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 20.10 WIB.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan enam pelajar SMP yang diduga hendak terlibat tawuran. Selain itu, satu bilah senjata tajam jenis golok dan satu unit sepeda motor Honda PCX turut diamankan sebagai barang bukti.

Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) Kecamatan Palabuhanratu, Mahbubillah, mengatakan para pelajar yang diamankan berasal dari dua wilayah berbeda, yakni Kecamatan Palabuhanratu dan Kecamatan Surade.

Baca Juga: Kecelakaan Maut di Cijalingan Sukabumi, Pemotor Meninggal Usai Tabrakan dengan Truk

“Petugas mengamankan enam orang pelajar SMP yang diduga akan melakukan tawuran di sekitar Taman Bunga atau Taman Kota Tenjoresmi,” ujar Mahbubillah.

Berdasarkan hasil pendataan awal, para pelajar tersebut diduga telah berkomunikasi dan bersepakat untuk bertemu di lokasi dengan tujuan melakukan tawuran. Namun, aksi tersebut berhasil digagalkan setelah petugas bersama warga lebih dahulu mendatangi lokasi.

“Setelah dilakukan pemeriksaan awal, mereka mengakui telah membuat janji untuk bertemu dan melakukan tawuran. Beruntung aksi tersebut berhasil kami cegah sebelum terjadi bentrokan,” katanya.

Baca Juga: Disdukcapil Kota Sukabumi Rekam KTP-el 120 Pelajar SMAN 1 Lewat Layanan Jemput Bola

Mahbubillah menjelaskan, karena tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan, keenam pelajar tersebut menjalani pendataan dan pembinaan sebelum akhirnya diserahkan kembali kepada orang tua masing-masing.

Ia menegaskan, penanganan terhadap kenakalan remaja tidak bisa hanya mengandalkan aparat pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan orang tua, pihak sekolah, dan masyarakat.

“Kami mengimbau kepada seluruh orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, khususnya pada malam hari. Mari bersama-sama membimbing dan mengarahkan mereka pada kegiatan yang positif agar terhindar dari tawuran maupun tindakan yang melanggar hukum,” ucapnya.

Baca Juga: DPRD Kota Sukabumi Dorong Transparansi Kajian Pinjaman Daerah Rp250 Miliar

Mahbubillah berharap sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, sekolah, dan masyarakat terus diperkuat guna mencegah aksi tawuran pelajar sejak dini serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Palabuhanratu tetap kondusif.