SUKABUMI — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, sejak dini hari memicu terjadinya tanah longsor di ruas Jalan Bagbagan–Mekarasih, tepatnya di Kampung Cipicung, Desa Mekarasih, Sabtu (10/1/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.
Material longsor berasal dari tebing jalan dengan ketinggian sekitar 30 meter. Longsoran tanah dan batu setinggi kurang lebih 4 meter dengan lebar 2,5 meter tersebut menutup sebagian badan jalan, sehingga arus lalu lintas kendaraan roda dua maupun roda empat sempat terhambat.
Baca Juga: Kasus Mayat Tanpa Kepala di Ciracap: Tim Medis Polri Siapkan Uji DNA
Petugas P2BK Simpenan bersama unsur Forkopimcam, aparat desa, TNI-Polri, serta masyarakat setempat langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal. Pembersihan material longsor dilakukan menggunakan alat berat jenis beko yang didatangkan dari proyek irigasi di sekitar lokasi kejadian.
Petugas P2BK Simpenan, Dandi Sulaeman, memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
“Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa longsor ini,” ujar Dandi.
Ia menambahkan, hingga saat ini petugas masih fokus membersihkan sisa material longsoran agar akses jalan dapat kembali normal. Koordinasi dengan pemerintah desa dan unsur Forkopimcam juga terus dilakukan untuk mengantisipasi potensi longsor susulan, mengingat kondisi cuaca masih berpeluang hujan.
Sementara itu, BPBD Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat melintas di kawasan rawan longsor, serta mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.

