Kesehatan

Terasi: Bumbu Khas yang Kaya Rasa dan Protein, Tapi Benarkah Bisa Picu Hipertensi

×

Terasi: Bumbu Khas yang Kaya Rasa dan Protein, Tapi Benarkah Bisa Picu Hipertensi

Sebarkan artikel ini
Terasi: Bumbu Khas yang Kaya Rasa dan Protein, Tapi Benarkah Bisa Picu Hipertensi
Terasi: Bumbu Khas yang Kaya Rasa dan Protein, Tapi Benarkah Bisa Picu Hipertensi. Foto : Sei / sukabumiku.id

SUKABUMI  – Terasi dikenal sebagai salah satu bumbu dapur yang dapat meningkatkan aroma dan rasa masakan menjadi lebih sedap. Bahan bakunya berasal dari udang atau ikan kecil yang difermentasi, menghasilkan cita rasa gurih dan aroma khas yang kuat. Tak hanya populer di Indonesia, bumbu ini juga menjadi bahan utama dalam berbagai masakan di Asia Tenggara dan Tiongkok.

Aroma bumbu dapur ini yang menggoda membuat banyak orang tak bisa menolak kelezatan masakan berbumbu udang perementasi ini. Namun, bolehkah mengonsumsi bumbu dapur ini secara berlebihan. Sebab, beredar kabar bahwa terasi bisa menyebabkan hipertensi jika dikonsumsi terlalu banyak.

Menanggapi hal ini, dr. Ida Gunawan menjelaskan bahwa terasi memang mengandung tinggi protein, apalagi jika dibuat secara alami dari udang atau ikan segar yang difermentasi tanpa campuran zat tambahan berbahaya.

Baca Juga : Camping Seru dan Petik Stroberi di Rizky Strawberry Sukabumi, Tiket Mulai 10 Ribu

“Dalam udang maupun ikan itu sangat kaya akan protein. Oleh karena itu tidak heran kalau terasi juga kaya protein, selama dibuat secara asli dan alami,” jelas dr. Ida.

Protein berperan penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh, membantu tubuh melawan virus dan bakteri. Jadi, benar bahwa bumbu permentasi ini mengandung protein tinggi, namun seperti semua bahan makanan, konsumsinya tetap harus dalam batas wajar.

Jika dikonsumsi secara berlebihan, terutama bila mengandung tambahan garam yang tinggi, maka risiko hipertensi memang bisa meningkat. Jadi, nikmati kelezatan terasi sebagai bagian dari pola makan seimbang  lezat boleh, berlebihan jangan.(Sei)