Berita Utama

Update Kebakaran TPA Cikundul: Api Makin Meluas Hingga 1 Hektare

×

Update Kebakaran TPA Cikundul: Api Makin Meluas Hingga 1 Hektare

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Kebakaran yang terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cikundul, Kota Sukabumi, hingga kini terus mendapat penanganan dari tim gabungan. Berdasarkan pembaruan di lapangan, luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan telah mencapai sekitar 1 hektare.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Sukabumi, Yoseph, mengatakan titik api pertama kali diketahui pada Minggu sekitar pukul 09.30 WIB di kawasan Zona Tidak Aktif 1 TPA Cikundul.

“Untuk luas Zona Tidak Aktif 1 itu sekitar 2,3 hektare. Dari hasil pemantauan di lapangan, area yang terdampak kebakaran diperkirakan kurang lebih 1 hektare,” ujar Yoseph.

Menurutnya, penyebab pasti kebakaran hingga saat ini masih dalam proses identifikasi oleh pihak berwenang.

Proses penanganan kebakaran menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya kondisi material sampah yang telah lama tertimbun sehingga panas dapat terperangkap di bagian dalam tumpukan.

Kondisi tersebut membuat api sulit dijangkau secara langsung dan memungkinkan munculnya kembali titik panas meskipun bagian permukaan telah dilakukan pemadaman.

Selain itu, cuaca panas turut menjadi tantangan karena berpotensi mempercepat perambatan api. Akses menuju sejumlah titik tumpukan sampah juga menjadi kendala bagi petugas dan kendaraan pemadam untuk melakukan penanganan secara maksimal.

Sejak laporan kebakaran diterima, sejumlah unsur dikerahkan untuk melakukan penanganan. Tim gabungan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup, Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Kota Sukabumi, BPBD Kota Sukabumi, PMI, relawan rescue, Damkar Kabupaten Sukabumi, aparat Kecamatan Lembursitu, Kelurahan Situ Mekar, Kelurahan Cipanengah, Polsek Lembursitu, Babinsa hingga tenaga kesehatan.

Pemerintah Kota Sukabumi juga memberikan perhatian terhadap perkembangan kebakaran tersebut. Jajaran pimpinan daerah melakukan koordinasi untuk memastikan pengerahan sumber daya di lapangan dapat dilakukan secara maksimal, terutama dalam upaya mengendalikan titik api dan menjaga keselamatan masyarakat.

Yoseph menjelaskan, salah satu fokus utama petugas saat ini adalah melakukan penyekatan serta melokalisasi area yang terbakar agar api tidak merambat ke zona aktif maupun wilayah lain di sekitar TPA.

“Kita terus melakukan upaya penyekatan dan pelokalisasian titik api agar kebakaran tidak meluas ke zona aktif maupun area lainnya,” katanya.

Kebakaran di Zona Tidak Aktif 1 juga berdampak terhadap aktivitas di kawasan TPA. Posisi zona aktif yang berdekatan dengan lokasi kebakaran menyebabkan pergerakan armada pengangkutan sampah mengalami kendala.

Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan keterlambatan dalam proses pengangkutan sampah dari sejumlah wilayah di Kota Sukabumi.

Pemerintah Kota Sukabumi pun mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi kebakaran karena selain berbahaya, aktivitas warga di sekitar lokasi dapat menghambat petugas yang tengah melakukan penanganan.

Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan maupun aktivitas merokok di sekitar kawasan TPA yang berpotensi memicu kebakaran.

Selain itu, warga diimbau mengurangi volume sampah yang dihasilkan serta melakukan pengelolaan sampah sejak dari sumbernya, terutama dari lingkungan rumah tangga.

“Seluruh masyarakat kami imbau untuk tidak mendekati lokasi kejadian. Ini untuk menjaga keselamatan sekaligus memberikan ruang kepada petugas agar proses penanganan dapat berjalan dengan maksimal,” pungkas Yoseph.

Hingga saat ini, tim gabungan masih melakukan penanganan dan pemantauan secara intensif di lokasi. Perkembangan kondisi kebakaran akan terus dipantau untuk memastikan api dapat dikendalikan dan tidak kembali meluas.