Pariwisata

Tol Bocimi Seksi 3 dan Rencana KRL Cigombong 2027 Jadi Peluang Baru Pariwisata Sukabumi

×

Tol Bocimi Seksi 3 dan Rencana KRL Cigombong 2027 Jadi Peluang Baru Pariwisata Sukabumi

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Pengembangan sektor pariwisata Kabupaten Sukabumi menghadapi peluang besar seiring rencana peningkatan aksesibilitas transportasi, mulai dari kehadiran Tol Bocimi Seksi 3 hingga rencana realisasi KRL Cigombong pada 2027.

Kemudahan akses tersebut dinilai dapat membuka peluang lebih luas bagi wisatawan untuk berkunjung ke berbagai destinasi unggulan di Kabupaten Sukabumi.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Dr. Drs. H. Ali Iskandar, M.H., mengungkapkan bahwa potensi pariwisata daerah harus diimbangi dengan kesiapan destinasi, kualitas pelayanan, serta dukungan infrastruktur pendukung.

Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Talkshow Interaktif Multimedia program Bicara di Antara Megapolitan di Papyrus Cafe, kawasan Pondok Halimun, Sukabumi.

Baca Juga: Polres Sukabumi Sisir Warung Miras dan Motor Knalpot Brong, Lima Polsek Turun Patroli Gabungan

Dalam keterangannya tersebut, Ali Iskandar menyoroti pentingnya memanfaatkan perkembangan infrastruktur transportasi sebagai momentum untuk memperluas pasar wisata Kabupaten Sukabumi.

“Potensi pariwisata Kabupaten Sukabumi sangat besar. Kita memiliki Geopark Ciletuh, wisata pantai, pegunungan, hingga kekayaan budaya. Karena itu, kemudahan akses harus diikuti dengan kesiapan destinasi dan pelayanan agar wisatawan mendapatkan pengalaman yang baik,” ungkap Ali Iskandar.

Menurutnya, peningkatan aksesibilitas bukan hanya berkaitan dengan kemudahan wisatawan mencapai lokasi tujuan, tetapi juga bagaimana transportasi dapat terintegrasi dengan kawasan-kawasan wisata.

Pembahasan dalam talkshow tersebut turut mengangkat strategi peningkatan kunjungan wisatawan, pengembangan destinasi baru, serta standardisasi pelayanan bagi para pengelola objek wisata.

Ali juga menekankan pentingnya kesiapan seluruh elemen pariwisata dalam menghadapi perubahan pola kunjungan wisatawan seiring semakin mudahnya akses menuju Sukabumi.

“Jangan sampai aksesnya semakin mudah, tetapi destinasi belum siap. Karena itu, pengelola wisata harus terus meningkatkan kualitas pelayanan, kebersihan, kenyamanan, dan fasilitas pendukung,” lanjutnya.

Baca Juga: Ikut Berlari di Jampangkulon Healthy Run 2026, drh. H. Slamet Dorong Anak Muda Lebih Kreatif dan Produktif

Selain mendorong pertumbuhan kunjungan, pengembangan pariwisata juga diharapkan memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat. Kehadiran wisatawan harus mampu membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM, sektor kuliner, penginapan, hingga jasa wisata lokal.

Dalam kegiatan tersebut, Ali Iskandar didampingi Kepala Bidang Destinasi dan Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi.

Melalui pembahasan tersebut, Dinas Pariwisata berharap pengembangan sektor wisata dapat berjalan seiring dengan peningkatan infrastruktur transportasi dan kolaborasi berbagai pihak.

Dengan potensi alam dan budaya yang dimiliki, Kabupaten Sukabumi memiliki peluang untuk semakin berkembang sebagai destinasi wisata unggulan. Tantangannya kini adalah memastikan kemudahan akses benar-benar diikuti peningkatan kualitas destinasi dan manfaat ekonomi bagi masyarakat.