Berita Sukabumi

Yayasan Tidar Biru Sejahtera Percantik Jalan Mangkalaya Sukabumi Jelang HUT RI ke-80

×

Yayasan Tidar Biru Sejahtera Percantik Jalan Mangkalaya Sukabumi Jelang HUT RI ke-80

Sebarkan artikel ini
Kondisi Jalan Cibencoy, RT 01/RW 01, usai dilakukan pengaspalan oleh Yayasan Tidar Biru Sejahtera. Foto/istimewa

SUKABUMI – Suasana gotong royong dan penuh kehangatan terasa di Desa Mangkalaya, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi menjelang peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

Yayasan Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Biru Sejahtera memprakarsai perbaikan jalan lingkungan di Jalan Cibencoy, RT 01/RW 01, sepanjang 100 meter pengaspalan penuh untuk memperlancar akses warga.

Ketua Yayasan Tidar Biru Sejahtera, Muhammad Sayid Agil, mengatakan langkah ini merupakan bentuk kepedulian terhadap infrastruktur desa.

“Sabtu ini kita langsung mulai pengaspalan. Jalan ini jalur vital warga, jadi harus segera dibenahi,” ujarnya dia kepada wartawan.

Agil menilai, pembangunan infrastruktur desa tidak seharusnya bergantung sepenuhnya pada anggaran pemerintah. Keterbatasan dana kerap membuat proyek tertunda jika hanya menunggu bantuan resmi.

“Pemerintah memang punya peran, tapi warga dan lembaga masyarakat juga harus ambil bagian. Ini kontribusi langsung kami untuk pemerintah dan masyarakat,” tegasnya.

Perbaikan jalan ini sekaligus menjadi simbol sinergi swadaya warga dengan program nasional. Agil berharap warga Mangkalaya dapat merasakan manfaat program Presiden Prabowo, terutama Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mangkalaya.

Selain membangun, ia juga mengingatkan pentingnya perawatan jalan. Pemerintah Desa Mangkalaya telah menetapkan aturan ketat: truk dengan tinggi lebih dari 2,5 meter atau muatan di atas 2 ton dilarang melintas demi menjaga kualitas jalan.

“Kalau aturan dilanggar, percuma kita mengaspal. Jalan akan cepat rusak. Ini tanggung jawab bersama,” katanya.

Bagi Agil, proyek kecil ini punya arti besar. Selain memudahkan mobilitas warga, perbaikan jalan diharapkan memperlancar distribusi logistik dan kegiatan ekonomi.

“Semua ini bagian dari menyongsong Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.