SUKABUMI – Pemilihan warna cat rumah umumnya didasarkan pada faktor estetika dan selera pribadi. Namun, beberapa warna tertentu diketahui dapat menarik perhatian hewan liar, termasuk ular.
Warna-warna yang mencolok atau menyerupai mangsa berpotensi memicu naluri berburu ular dan meningkatkan risiko kedatangan mereka ke sekitar rumah.
Ular memiliki kemampuan mendeteksi pergerakan serta kontras warna tertentu. Objek yang cerah atau memantulkan cahaya dapat dikira sebagai mangsa, terutama jika rumah berada di dekat kebun, sawah, atau semak. Oleh karena itu, pemilihan warna cat rumah perlu mempertimbangkan faktor keamanan.
Baca Juga : Ramuan Obat Kuat Stamina Pria dengan Akar dan Buah Pinang
Berikut tujuh warna cat yang secara visual berpotensi menarik perhatian ular:
- Kuning
Warna cerah ini menyerupai serangga atau bunga, yang merupakan target alami bagi beberapa jenis ular. Pantulan cahaya dari cat kuning dapat memicu reaksi visual ular. - Hijau Terang
Menyerupai warna katak dan cicak—dua hewan yang sering menjadi mangsa ular. Warna ini juga dapat membuat rumah tampak seperti bagian dari habitat reptil. - Merah Muda
Warna yang mencolok di antara vegetasi hijau, membuatnya tetap menonjol di lingkungan alami dan menarik perhatian ular. - Jingga
Sering ditemukan pada buah dan bunga tropis. Warna ini menyerap panas dengan baik, sehingga bisa menjadi tempat berjemur yang disukai ular. - Ungu
Meski tidak umum di alam, tampilannya yang kontras dapat memicu rasa penasaran ular dan membuat warna ini mencolok di antara tanaman. - Merah Tua
Menyerupai warna darah atau daging terbuka, yang dapat memicu naluri predator ular. Penggunaan warna ini di luar ruangan sebaiknya disertai pencahayaan kuat. - Biru Terang
Menyerupai refleksi air atau bulu burung eksotis. Warna ini sangat kontras di antara vegetasi dan sebaiknya dihindari di area taman atau halaman belakang.
Pemilik rumah disarankan mempertimbangkan dampak visual terhadap satwa liar sebelum memilih warna cat, terutama jika tinggal di wilayah dekat habitat alami.(Sei)

