SUKABUMI – Detik-detik menegangkan terjadi saat Tim Animal Rescue Damkar Kota Sukabumi mengevakuasi seekor ular jenis King Kobra sepanjang tiga meter yang bersembunyi di lantai dua rumah milik Daffa Maulana (22) di Jalan Veteran 1, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Senin (21/07/25) sore.
Ular berbisa mematikan tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 16.20 WIB oleh salah satu penghuni rumah. Karena khawatir akan membahayakan keselamatan, pihak keluarga segera melaporkan temuan tersebut ke Markas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Sukabumi.
“Pertamanya itu anak pemilik rumah mengetahui ada ular di lantai atas dan langsung melapor karena khawatir sangat berbahaya,” ungkap Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Dinas Satpol PP Kota Sukabumi, Dadi Kusmawandi.
Tiga petugas Animal Rescue diterjunkan ke lokasi. Berbekal alat pengait (hook) dan karung, mereka mencoba mengevakuasi King Kobra yang bersembunyi di bagian atap lantai dua rumah tersebut. Proses evakuasi berlangsung cukup dramatis karena sifat agresif ular dan kondisi medan yang cukup sulit.
“Kesulitannya karena ular bersembunyi di atap dan sangat agresif. Salah satu petugas bahkan nyaris terkena patokan saat mencoba menariknya keluar. Untung bisa dihindari,” terang Dadi.
Evakuasi akhirnya berhasil diselesaikan dalam waktu kurang lebih 30 menit, tepatnya pada pukul 17.15 WIB. Setelah ditangkap, ular berbisa itu langsung dibawa ke Markas Damkar Kota Sukabumi untuk dikarantina.
“Sementara ularnya kami karantina karena biasanya saat baru ditangkap kondisinya stres. Kalau langsung dilepas, bisa berisiko mati. Kami akan koordinasikan dengan BKSDA di Bogor untuk proses pelepasliaran ke habitat alaminya,” jelas Dadi.
Ia menambahkan, prosedur pelepasan King Kobra tidak bisa dilakukan sembarangan dan harus mengikuti arahan dari BKSDA agar ekosistem tetap terjaga dan keselamatan warga tetap menjadi prioritas.
Menanggapi kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan menjaga kebersihan lingkungan rumah. Tumpukan barang, tempat lembab, serta keberadaan hewan seperti tikus dan katak bisa mengundang ular masuk.
“Pastikan rumah dalam kondisi bersih dan tidak lembap. Hindari tumpukan barang yang bisa jadi tempat persembunyian ular. Gunakan juga pewangi ruangan atau pembersih lantai beraroma menyengat, karena ular tidak menyukai bau yang tajam,” tutupnya. (Ky)

