SUKABUMI – Warga Kota Sukabumi dihebohkan dengan munculnya kabar teror ketokan pintu tengah malam yang ramai dibicarakan di media sosial Facebook hingga grup percakapan WhatsApp.
Berdasarkan informasi yang dihimpun sukabumiku.id, fenomena ini dialami sejumlah warga di beberapa wilayah, salah satunya di Kecamatan Sukaraja dan Cikembar Kabupaten Sukabumi.
Tidak hanya satu, melainkan beberapa warga mengaku mengalami kejadian serupa dan kemudian membagikannya di dunia maya.
“Aslina bie pisan aya anu keketrok jiga make batu alit langsung merinding kana awaknage abdi daerah Kebonpedes Kampung Tengah (Barusan banget ada yang ketuk pintu kaya pakai batu kecil langsung merinding ke badan saya di daerah Kebonpedes Kampung Tengah),” tulis unggahan warganet di grup Sukabumi Facebook.
Kemudian postingan serupa pun terjadi di Kecamatan Cikembar.
“Aslina sugan teh moal aya ka bumi abdimah neme aya anu keketrok 3 kali kana panto da didanguken bilih jalmi teaya anu mapah pas tabuh 02.07 WIB di bumi abdi Cikembar (Serius kirain kerumah saya tidak ada barusan ada yang keketrok sampe 3 kali ke pintu setelah didengar takut orang tapi tidak ada yang jalan Jam 02.07 dinihari dirumah saya Cikembar,” ungkap salah satu warganet di grup yang sama.
Postingan tersebut sontak memicu beragam tanggapan. Sebagian warga mengaitkan peristiwa ini dengan peringatan atas gempa yang mengguncang Sukabumi pada malam sebelumnya. Ada juga yang mengaitkannya dengan fenomena horor “kolor ijo” yang sudah lama menjadi cerita urban di masyarakat.
Tak sedikit pula warga yang berpendapat bahwa teror tersebut merupakan ulah berandalan geng motor yang kerap meresahkan.
Hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari pihak kepolisian terkait kebenaran maupun motif di balik teror ketokan pintu tersebut. Saat ini Redaksi sukabumiku.id pun masih berupaya melakukan konfirmasi terkait kejadian tersebut,” pungkasnya. (Ky)

