SUKABUMIKU.id – Pimpinan dan Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat menggelar rapat kerja dengan Bank BJB Cabang Majalengka dalam rangka membahas Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun 2026.
Dalam rapat ini, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKB, Hasim Adnan, tampil menonjol sebagai salah satu pengawal utama arah pembahasan. Ia aktif memberikan pandangan strategis dan menekankan pentingnya kontribusi Bank BJB dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah.
Hasim menegaskan bahwa Bank BJB bukan sekadar lembaga keuangan, tetapi mitra kunci pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, pembiayaan sektor produktif, dan pelayanan keuangan yang inklusif.
“Bank BJB harus hadir lebih kuat dalam mendukung pembiayaan UMKM, memperluas akses layanan digital, serta memastikan dana pemerintah dikelola secara transparan dan bermanfaat untuk rakyat. KUA-PPAS 2026 harus mencerminkan hal itu,” tegas Hasim Adnan, Kamis (2/10/2025).
Menurut Hasim, Komisi III DPRD Jabar akan mengawal setiap alokasi anggaran yang berkaitan dengan Bank BJB agar tepat sasaran dan selaras dengan kebutuhan lapangan. Ia menambahkan bahwa peran BJB harus diperkuat untuk menopang program prioritas Jawa Barat.
“Fraksi PKB mendorong agar Bank BJB tidak hanya mengejar profit, tetapi juga menjalankan fungsi sosial sebagai bank pembangunan daerah,” tambahnya.
Rapat kerja ditutup dengan komitmen bersama untuk meningkatkan sinergi antara Bank BJB dan pemerintah provinsi. Sikap tegas dan visi Hasim Adnan dalam rapat ini menjadi sorotan, mencerminkan perannya sebagai legislator yang konsisten memperjuangkan pengelolaan anggaran demi kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.

