SUKABUMI – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya air harus menjadi prioritas utama guna mendukung pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Pembahasan Kebijakan Konservasi Sumber Daya Alam Air, Jumat (14/11/2025), di Aula DPTR Sukabumi.
Dalam arahannya, Ade Suryaman menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memastikan pengelolaan sumber daya air berjalan efektif, berkelanjutan, inklusif, dan tetap memerhatikan aspek lingkungan.
“Ke depan, pengelolaan sumber daya air harus menjadi fokus utama agar hasilnya dapat menunjang pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Sekda.
Baca Juga: Ayep Zaki Pimpin Kampanye TOSS TB, Ajak Warga Sukabumi Perangi Tuberkulosis
Rapat koordinasi yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan ini bertujuan menyelaraskan pemahaman dan langkah konkret dalam menjalankan program konservasi Sumber Daya Alam (SDA) Air. Kabag SDA, Rasyad Muhara, yang hadir dalam kesempatan tersebut, menjelaskan bahwa rakor juga membahas kebijakan konservasi yang telah diatur dalam sejumlah regulasi daerah.
“Selain menyelaraskan langkah antar-pemangku kepentingan, termasuk Satgas di tingkat kecamatan, kegiatan ini diarahkan untuk menghasilkan solusi terhadap berbagai tantangan dalam pelestarian dan pemanfaatan SDA,” ujar Rasyad.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem November 2025, BPBD Sukabumi Minta Kecamatan Siaga Bencana
Ia menambahkan, rapat ini sekaligus menjadi sarana pembinaan bagi Satgas di lapangan agar mampu menjaga kelestarian ekosistem perairan, seperti sungai dan laut. Sinergi antara upaya konservasi dengan pertumbuhan penduduk serta pembangunan di daerah juga menjadi fokus pembahasan.
“Kami ingin memastikan bahwa upaya konservasi berjalan seiring dengan dinamika pembangunan dan pertumbuhan penduduk, sehingga kelestarian sumber daya alam tetap terjaga,” pungkasnya.

