SUKABUMI – Warga Kampung Cipanggulaan, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki tanpa identitas yang ditemukan dalam kondisi masih hidup di area kebun bambu, Senin pagi (02/03/2026).
Bayi tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB saat seorang warga hendak melintas menuju tempat kerja. Kapolsek Parungkuda Polres Sukabumi AKP Erman menjelaskan, bayi itu ditemukan di kebun bambu milik warga setempat setelah saksi mencurigai sebuah bungkusan plastik hitam di pinggir kebun.
Setelah diperiksa bersama warga lain, bungkusan tersebut ternyata berisi bayi yang diduga baru saja dilahirkan.
Baca Juga: Jet Tempur Diduga F-15 Jatuh Dekat Pangkalan AS di Kuwait
“Bayi laki-laki itu ditemukan dalam kondisi hidup di kebun bambu. Saat dievakuasi, tali pusarnya masih menempel dan terdapat noda darah di tubuh bayi,” kata AKP Erman dalam keterangannya.
Menurut Erman, dua warga yang pertama kali menemukan bayi tersebut segera melapor kepada ketua RT dan menghubungi warga sekitar. Bayi kemudian dievakuasi ke Puskesmas Parungkuda untuk mendapatkan penanganan medis karena kondisinya masih sangat rentan.
Petugas kesehatan di Puskesmas Parungkuda melakukan pemeriksaan awal terhadap bayi tersebut. Dari hasil pemeriksaan luar, bayi memiliki panjang sekitar 50 sentimeter dengan berat 2,9 kilogram. Kondisi bayi dilaporkan stabil dan saat ini masih menjalani perawatan intensif.
Baca Juga: 104 KK Terdampak Pergerakan Tanah di Bantargadung Sukabumi, Dapur MBG Dikerahkan Bantu Pengungsi
AKP Erman menambahkan, pihak kepolisian langsung melakukan sejumlah langkah setelah menerima laporan warga. Aparat Polsek Parungkuda melakukan pengecekan tempat kejadian perkara, memintai keterangan saksi, berkoordinasi dengan pihak puskesmas, serta melakukan identifikasi awal terhadap bayi.
“Kami sudah melakukan olah TKP, memeriksa para saksi, dan berkoordinasi dengan pihak puskesmas. Dugaan sementara, bayi ini sengaja ditinggalkan. Penyelidikan akan terus kami lakukan untuk mengungkap siapa yang bertanggung jawab,” ujarnya.
Hingga berita ini disusun, bayi laki-laki tersebut masih dirawat di Puskesmas Parungkuda sambil menunggu perkembangan kondisi kesehatannya. Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait orang tua atau pihak yang diduga membuang bayi tersebut agar segera melapor ke pihak berwajib.

