SUKABUMI – Warga kembali mengeluhkan kondisi jalan kabupaten ruas Bojonglopang–Cimerang yang melintasi Desa Panumbangan, Cijulang, hingga Bojongtipar, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi. Jalan penghubung menuju Desa Cimerang, Kecamatan Purabaya itu dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah di berbagai titik.
Permukaan jalan terlihat mengelupas hingga menyisakan batuan kasar. Saat hujan turun, sejumlah bagian bahkan berubah menjadi kubangan air yang membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua.
Rizal (34), salah seorang pengguna jalan, mengatakan kerusakan tersebut sudah berlangsung lama dan terus dikeluhkan masyarakat karena mengganggu aktivitas harian.
Baca Juga: Museum Prabu Siliwangi Sukabumi, Wisata Sejarah dengan Ribuan Koleksi Bernilai Tinggi
“Kerusakan hampir merata dari Panumbangan, Cijulang sampai Bojongtipar. Aspalnya banyak yang mengelupas, tinggal batu, kalau hujan jadi kubangan,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).
Ia menambahkan, meski perbaikan rutin dilakukan setiap tahun, namun penanganannya dinilai belum maksimal. Pasalnya, perbaikan hanya menyasar beberapa ratus meter, sementara panjang jalan yang rusak mencapai kilometeran.
“Setiap tahun memang ada perbaikan, tapi hanya sebagian kecil saja. Sementara yang rusak cukup panjang,” tambahnya.
Baca Juga: Lalin Cibadak Ramai Lancar, Perlintasan Kereta di Segog Hingga Karangtengah Padat Merayap
Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan secara menyeluruh agar akses transportasi kembali aman dan nyaman bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha UPTD PU Jampangtengah, Robi Ferdian, membenarkan bahwa ruas jalan Bojonglopang–Cimerang telah masuk dalam rencana penanganan tahun ini.
“Insyaallah tahun ini ada penanganan untuk ruas tersebut,” singkatnya.
Masyarakat pun berharap rencana tersebut segera direalisasikan dengan perbaikan yang lebih merata, sehingga kerusakan jalan tidak terus berulang setiap tahun.

