Olahraga

Persib Mulai Terancam? Borneo FC Terus Tempel di Jalur Juara

×

Persib Mulai Terancam? Borneo FC Terus Tempel di Jalur Juara

Sebarkan artikel ini
Borneo FC
Borneo FC Samarinda sukses meraih kemenangan dramatis atas Bali United FC dengan skor 3-2 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Senin (11/5/2026) malam. Foto:Bola.net

SAMARINDA-– Persaingan papan atas Super League Indonesia semakin memanas setelah Borneo FC Samarinda sukses meraih kemenangan dramatis atas Bali United FC dengan skor 3-2 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Senin (11/5/2026) malam.

Hasil tersebut membuat Pesut Etam kini menyamai perolehan poin milik Persib Bandung di puncak klasemen, yakni 75 poin. Namun, Persib masih unggul dalam catatan head-to-head sehingga tetap bertahan di posisi teratas.

Pertandingan berlangsung sengit sejak awal laga. Tuan rumah Bali United sempat membuka keunggulan lebih dulu melalui gol Teppei Yachida pada menit ke-21.

BACA JUGA: Persib Bungkam Persija 2-1, Ribuan Bobotoh Kota Sukabumi Tumpah Ruah Rayakan Kemenangan

Borneo FC baru mampu bangkit pada babak kedua lewat tendangan jarak jauh spektakuler Mariano Peralta di menit ke-49 yang membuat skor kembali imbang 1-1.

Momentum pertandingan kemudian berubah saat Borneo FC mendapat hadiah penalti usai handball yang dilakukan Bagas Adi Nugroho. Mariano Peralta yang dipercaya sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna pada menit ke-74.

Drama belum berakhir. Gol bunuh diri Caxambu membuat Bali United kembali menyamakan skor menjadi 2-2.

BACA JUGA : Persija Vs Persib, Dua Gol Adam Alis Bawa Persib Menjaga Kans Juara

Namun, Juan Villa akhirnya tampil sebagai penentu kemenangan setelah mencetak gol pada menit ke-79 dan memastikan Borneo FC membawa pulang tiga poin penting.

Sementara itu, pada laga lain, Bhayangkara Presisi FC berhasil mengalahkan Madura United FC meski sempat tertinggal lebih dulu.

Madura United membuka keunggulan lewat gol Jordy Wehrmann. Namun Bhayangkara bangkit melalui gol Ryo Matsumura, Bernard Doumbia, dan Moussa Sidibe.

Kekalahan tersebut membuat posisi Madura United di papan bawah klasemen masih belum aman dari ancaman degradasi hingga akhir musim.