SUKABUMI — Kondisi lalu lintas di sekitar RSUD Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, kini terlihat lebih tertib setelah inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Bupati Sukabumi, Asep Japar, beberapa waktu lalu.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Jumat (15/5/2026), kendaraan yang sebelumnya kerap terparkir di sepanjang akses menuju rumah sakit kini sudah jauh berkurang. Situasi tersebut membuat arus kendaraan di Jalan Jenderal Ahmad Yani menjadi lebih lancar dan nyaman dilalui masyarakat.
Penataan kawasan di sekitar rumah sakit mendapat respons positif dari warga dan pengguna jalan karena dinilai mampu mengurangi kemacetan yang sebelumnya sering terjadi akibat parkir liar.
Baca Juga: Prajogo Pangestu Tetap Jadi Orang Terkaya RI Meski Saham Grup Barito Tertekan
Salah seorang pengendara, Faqih (22), mengaku merasakan perubahan setelah kawasan sekitar RSUD lebih tertib.
“Sekarang jalannya jauh lebih enak dilalui karena sudah tidak ada kendaraan yang parkir sembarangan seperti sebelumnya. Kalau ada beberapa motor milik pedagang di pinggir jalan masih wajar karena tidak terlalu mengganggu,” ujarnya.
Meski kondisi parkir mulai tertata, perhatian warga kini tertuju pada proyek pembangunan jalan di kawasan tersebut yang dinilai belum sepenuhnya aman bagi pengguna jalan.
Sorotan muncul pada jalur pengalihan arus dari kawasan Cangehgar menuju RSUD Palabuhanratu yang saat ini menerapkan sistem satu jalur menjadi dua arah.
Baca Juga: Pria Berdiri Mematung Berjam-jam di Kota Sukabumi, Polisi Ungkap Penyebabnya
Di lokasi, sejumlah pembatas jalan proyek terlihat rusak bahkan sebagian telah bergeser dari posisi semula. Kondisi itu dikhawatirkan dapat membingungkan pengendara, terutama saat malam hari ketika pencahayaan dan jarak pandang terbatas.
Acep (25), warga yang berjualan di sekitar Jalan Ahmad Yani, menilai pembatas jalan yang rusak perlu segera diperbaiki demi keselamatan pengguna jalan.
“Kalau pembatas jalannya rusak seperti ini jadi khawatir. Pengendara bisa bingung masuk ke jalur yang memang sudah dialihkan. Apalagi kalau malam hari, takut terjadi hal yang tidak diinginkan,” katanya.
Warga berharap pihak terkait maupun pelaksana proyek segera melakukan perbaikan pembatas jalan serta menambah rambu-rambu pengamanan agar arus lalu lintas tetap aman dan tertib selama pengerjaan proyek berlangsung.

