SUKABUMI — Arus balik wisata dari kawasan Sukabumi memicu kemacetan panjang di jalur menuju Bogor, terutama di wilayah Sukabumi Utara, Minggu (17/5/2026). Lonjakan kendaraan yang terjadi sejak siang membuat sejumlah ruas jalan mengalami kepadatan hingga padat merayap.
Salah satu titik terparah berada di kawasan Cibadak, tepatnya di simpang Cibadak–Palabuhanratu, sekitar Labora dan Pasar Cibadak. Di lokasi ini, kendaraan terlihat saling berhimpitan hingga nyaris tidak bergerak.
Kepadatan tidak hanya terjadi di jalur utama, tetapi juga merembet ke jalur alternatif seperti Nagrak–Pamuruyan, simpang Cikidang, hingga akses menuju Tol Bocimi. Antrean kendaraan didominasi mobil pribadi, bus pariwisata, serta kendaraan angkutan barang.
Baca Juga: Ayep Zaki Resmi Pimpin IKA INABA, Siap Wujudkan Alumni Berdaya dan Mandiri
Sejumlah pengendara mengaku harus menghabiskan waktu lebih lama dari biasanya untuk bisa keluar dari kawasan tersebut. Wandi (40), wisatawan asal Bogor, mengatakan dirinya sudah terjebak macet selama dua jam saat hendak pulang.
“Sudah dua jam saya terjebak macet, ini posisi mau pulang ke Bogor dari Kota Sukabumi,” ujar Wandi.
Keluhan serupa disampaikan Alfan Ramadan (35), pengendara lainnya yang juga melintasi jalur tersebut. Ia menyebut kemacetan berlangsung cukup panjang dan membuat perjalanan menjadi tidak efisien.
Baca Juga: Lumpia Beef Patty Palabuhanratu, Jajanan Sore Favorit dengan Harga Terjangkau
“Macetnya panjang sekali, dari tadi tidak bergerak lancar. Perjalanan jadi jauh lebih lama dari biasanya,” kata Alfan.
Untuk mengurai kepadatan, Satlantas Polres Sukabumi menurunkan personel di sejumlah titik rawan. Petugas terlihat aktif mengatur arus lalu lintas serta mengarahkan kendaraan agar tetap tertib.
Meski upaya pengaturan terus dilakukan, tingginya volume kendaraan membuat arus lalu lintas belum sepenuhnya lancar. Pengendara diimbau untuk tetap bersabar dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan arus balik.

