Berita SukabumiPendidikan

Yayasan Alfathonah Siapkan Pembangunan Ponpes di Bojonggenteng, Fokus Pendidikan dan Sosial

×

Yayasan Alfathonah Siapkan Pembangunan Ponpes di Bojonggenteng, Fokus Pendidikan dan Sosial

Sebarkan artikel ini
H. Usep Suganda, saat diwawancarai di lokasi pembangunan Pondok Pesantren Yayasan Alfathonah di Bojonggenteng, Jampangkulon, Minggu (17/5/2026). (Foto: Yandi Chandra/Sukabumiku.id)

SUKABUMI — Yayasan Alfathonah Jampangkulon bersiap membangun pondok pesantren di atas lahan wakaf seluas 5.000 meter persegi yang berlokasi di Desa Bojonggenteng, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Minggu (17/5/2026).

Pembangunan pondok pesantren tersebut menjadi bagian dari penguatan program keagamaan yayasan yang selama ini juga aktif di bidang sosial kemasyarakatan. Selain mengelola program Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG), yayasan kini mulai memfokuskan pengembangan pendidikan Islam dan dakwah.

Baca Juga: BPBD Kota Sukabumi Imbau Warga Tetap Waspada Usai Gempa M4,5 Guncang Selatan Sukabumi

Ketua Yayasan Alfathonah, H. Usep Suganda mengatakan, pondok pesantren yang akan dibangun nantinya tidak hanya menjadi tempat pendidikan santri, tetapi juga pusat kegiatan syiar Islam bagi masyarakat sekitar.

“Insya Allah kami ingin lebih serius bergerak di bidang keagamaan melalui pembangunan pesantren ini. Harapannya dapat melahirkan generasi Qurani dan menjadi pusat dakwah di wilayah Jampangkulon,” ujar H. Usep Suganda.

Pada tahap awal, pembangunan akan mencakup sejumlah fasilitas utama seperti pondok pesantren, masjid, rumah guru ngaji, serta sarana pendukung kegiatan keagamaan lainnya.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Selatan Sukabumi, BMKG: Pusat Gempa di Laut

Menurutnya, lahan yang digunakan merupakan tanah wakaf milik keluarga yang diikhlaskan untuk kepentingan umat. Saat ini pihak yayasan masih mematangkan proses perencanaan dan perizinan sebelum pembangunan dimulai.

Selama ini Yayasan Alfathonah dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial di wilayah Sukabumi selatan, di antaranya program bedah rumah milik Bu Nunung di Desa Bojongsari serta sejumlah kegiatan kemanusiaan lainnya.

Dengan rencana pembangunan pondok pesantren tersebut, yayasan berharap dapat mengintegrasikan pendidikan agama dengan kegiatan sosial agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.