Kabupaten Sukabumi

Libatkan Ulama dan Warga, Pemkab Sukabumi Perkuat Gerakan Anti Narkoba hingga Tingkat Kecamatan

×

Libatkan Ulama dan Warga, Pemkab Sukabumi Perkuat Gerakan Anti Narkoba hingga Tingkat Kecamatan

Sebarkan artikel ini
Bupati Sukabumi, Asep Japar. (Foto: Hasyim Arsyad/Sukabumiku.id)

SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba dengan menggandeng berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, guna menekan peredaran obat-obatan terlarang yang dinilai kian mengkhawatirkan.

Bupati Sukabumi, Asep Japar, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan mentoleransi peredaran narkoba, terutama jika telah menyasar kalangan remaja dan pelajar. Ia menekankan bahwa sikap tegas menjadi kunci dalam melindungi generasi muda.

“Tidak ada ampun untuk peredaran obat-obat terlarang, apalagi generasi muda yang mengonsumsi,” ujar Asep, Kamis (20/5/2026).

Baca Juga: Resep Jamu Kunci Sirih Tradisional, Minuman Herbal untuk Menjaga Kesegaran Tubuh

Dalam upaya konkret, Pemkab Sukabumi telah melakukan inspeksi ke sejumlah lokasi yang dianggap rawan, seperti hotel dan toko. Langkah ini dilakukan secara berkala dalam kurun waktu tiga bulan terakhir sebagai bentuk pencegahan dini.

Selain itu, pemerintah daerah juga telah menerbitkan surat edaran kepada seluruh kecamatan untuk meningkatkan pengawasan di wilayah masing-masing. Instruksi tersebut diharapkan mampu mempersempit ruang gerak peredaran narkoba hingga ke tingkat lokal.

Asep juga menegaskan bahwa penanganan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.

Baca Juga: SIM Keliling Polres Sukabumi Hadir di Bojong, Warga Bisa Perpanjang SIM A dan C Hari Ini

“Kami akan melibatkan berbagai unsur, termasuk tokoh agama dan masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan, melalui kolaborasi tersebut pemerintah ingin memperkuat edukasi mengenai bahaya narkoba agar lebih luas menjangkau masyarakat. Pendekatan ini dinilai efektif karena melibatkan peran langsung tokoh yang dekat dengan warga.

Pemerintah juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mengawasi lingkungan sekitar. Warga diminta segera melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan atau peredaran obat-obatan terlarang.

Pemkab Sukabumi memastikan akan terus melakukan pengawasan berkelanjutan dan tidak ragu mengambil tindakan tegas demi menjaga keamanan serta masa depan generasi muda dari ancaman narkoba.