Kota Sukabumi

Kota Sukabumi Bersinar di Jawa-Bali, Raih Predikat Terbaik II Pengendalian Inflasi

×

Kota Sukabumi Bersinar di Jawa-Bali, Raih Predikat Terbaik II Pengendalian Inflasi

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Sukabumi bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat menerima penghargaan dari Kemendagri. (FOTO : Rizky Miftah/Dokumentasi KDP Kota Sukabumi)

SUKABUMI – Kota Sukabumi kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Pemerintah Kota Sukabumi berhasil meraih penghargaan Terbaik II dalam kategori Pengendalian Inflasi Tingkat Kota Wilayah Jawa-Bali pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi yang digelar Kementerian Dalam Negeri di Yogyakarta Marriott Hotel, Kamis (4/6).

Penghargaan tersebut menjadi bukti keberhasilan Kota Sukabumi dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan mengendalikan laju inflasi melalui berbagai kebijakan strategis yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menegaskan bahwa penghargaan yang diraih bukanlah tujuan utama dari pembangunan daerah. Menurutnya, penghargaan hanyalah hasil dari kerja nyata yang selama ini dilakukan pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat.

“Penghargaan ini merupakan buah dari kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Kota Sukabumi serta dukungan berbagai pihak. Yang paling penting bukan penghargaan itu sendiri, melainkan manfaat yang dirasakan masyarakat dari setiap program yang dijalankan,” ujar Ayep Zaki.

BACA JUGA : Dari Lalu Lintas hingga Pelayanan, Dishub Kota Sukabumi Tuai Penghargaan Dari Kementerian Imipas

Dalam penilaian tersebut, Kota Cirebon menempati posisi Terbaik I, Kota Sukabumi berada di posisi Terbaik II, sedangkan Kota Probolinggo meraih Terbaik III.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari berbagai langkah yang dilakukan Pemerintah Kota Sukabumi, mulai dari penguatan koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), pemantauan harga kebutuhan pokok secara berkala, pelaksanaan operasi pasar, hingga menjaga kelancaran distribusi dan ketersediaan barang kebutuhan masyarakat.

Selain itu, Pemkot Sukabumi juga terus memperkuat sistem antisipasi terhadap potensi gejolak harga, khususnya pada komoditas strategis yang berpengaruh terhadap tingkat inflasi daerah.

Ayep menilai capaian tersebut menjadi indikator positif bahwa berbagai program pembangunan yang dijalankan saat ini mulai menunjukkan hasil yang nyata. Menurutnya, stabilitas inflasi memiliki peran penting dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

BACA JUGA : Kota Sukabumi Mantapkan Langkah Menuju Penghargaan Swasti Saba Wiwerda

Saat ini, Pemerintah Kota Sukabumi juga tengah fokus menjalankan berbagai program prioritas yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan fiskal daerah, percepatan penanganan stunting, penurunan angka pengangguran, hingga pengentasan kemiskinan ekstrem.

Ia optimistis tren positif pembangunan di Kota Sukabumi akan terus berlanjut seiring meningkatnya kualitas tata kelola pemerintahan dan efektivitas program-program yang dijalankan.

“Ke depan kami akan terus memperkuat berbagai kebijakan yang berdampak langsung kepada masyarakat. Penghargaan adalah bonus, sedangkan tujuan utama kami adalah meningkatkan kesejahteraan warga Kota Sukabumi,” tegasnya.

Penghargaan ini semakin memperkuat komitmen Pemerintah Kota Sukabumi untuk menghadirkan pemerintahan yang responsif, efektif, dan mampu menjaga stabilitas ekonomi daerah. Bagi Pemkot Sukabumi, keberhasilan pengendalian inflasi bukan hanya terlihat dari angka statistik, tetapi juga dari terjaganya daya beli masyarakat serta terciptanya kondisi ekonomi yang lebih sehat dan produktif.