SUKABUMI – Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Sukabumi memasuki babak baru setelah Andre Budiman terpilih secara aklamasi sebagai ketua dalam Musyawarah Kota (Muskot) yang digelar pada Rabu (10/6/2026). Ia dipercaya memimpin organisasi olahraga tinju tersebut hingga tahun 2030, menggantikan kepemimpinan sebelumnya.
Terpilihnya Andre menjadi harapan baru bagi dunia tinju Kota Sukabumi yang selama ini dikenal memiliki sejarah panjang dalam melahirkan atlet-atlet berprestasi. Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu menghidupkan kembali tradisi juara sekaligus memperkuat sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Andre menegaskan bahwa fokus utama kepengurusannya adalah membangun organisasi yang profesional dan mampu menjadi wadah pembinaan atlet secara terstruktur, mulai dari usia dini hingga level prestasi.
“Ke depan kami ingin menciptakan sistem pembinaan yang kuat dan berkesinambungan. Prestasi tidak lahir secara instan, tetapi melalui proses pembinaan yang konsisten, terarah, dan didukung tata kelola organisasi yang baik,” ujarnya.
Menurutnya, pengembangan atlet muda menjadi prioritas penting untuk menjaga regenerasi petinju Kota Sukabumi. Melalui pembinaan berjenjang, Pertina diharapkan mampu mencetak atlet yang tidak hanya berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga mampu bersaing di level provinsi hingga nasional.
Selain fokus pada atlet, Andre juga menaruh perhatian terhadap peningkatan kapasitas pelatih, wasit, dan perangkat pendukung lainnya. Program pendidikan dan sertifikasi akan menjadi bagian dari strategi meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan olahraga tinju.
Ia menilai keberhasilan atlet tidak dapat dipisahkan dari kualitas pembina yang mendampingi proses latihan dan pengembangan kemampuan mereka.
Untuk mendukung lahirnya atlet-atlet potensial, Pertina Kota Sukabumi juga berencana menggelar berbagai kejuaraan dan kompetisi secara rutin. Ajang tersebut diharapkan menjadi sarana evaluasi sekaligus menambah pengalaman bertanding para atlet muda.
“Kompetisi adalah bagian penting dari pembinaan. Dari sana atlet bisa mengukur kemampuan, meningkatkan mental bertanding, dan mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan yang lebih tinggi,” katanya.
BACA JUGA : Pertina Kota Sukabumi Gelar Seleksi Atlet Tinju Pelajar untuk Popda Jabar 2025
Dalam menjalankan roda organisasi, Andre juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kota Sukabumi, KONI, sekolah, dunia usaha, hingga komunitas olahraga. Menurutnya, sinergi yang kuat akan menciptakan ekosistem olahraga yang sehat dan mendukung peningkatan prestasi.
Tak hanya mengejar medali, Pertina Kota Sukabumi juga akan menanamkan nilai-nilai sportivitas, disiplin, dan karakter kepada para atlet sebagai bagian dari proses pembinaan.
Andre optimistis dengan dukungan seluruh elemen, dunia tinju Kota Sukabumi dapat kembali melahirkan atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama daerah di berbagai ajang bergengsi.
“Sukabumi memiliki sejarah dan tradisi prestasi yang kuat di cabang olahraga tinju. Kami ingin mengembalikan semangat itu dan mencetak generasi petinju yang mampu meneruskan bahkan melampaui pencapaian para seniornya,” tegasnya.
BACA JUGA : Lomba Boxing Camp di Sukabumi Jadi Sarana Pencarian Atlet dan Hindari Kenakalan Remaja
Sementara itu, Wakil Ketua Pertina Jawa Barat, Choky Sultan Kayo, menyebut Sukabumi pernah menjadi salah satu daerah yang diperhitungkan dalam dunia tinju nasional. Ia berharap kepengurusan baru mampu memanfaatkan potensi tersebut untuk melahirkan petinju-petinju berbakat yang siap bersaing di level yang lebih tinggi.
Menurutnya, olahraga tinju tidak hanya membentuk kemampuan fisik, tetapi juga membangun mental, disiplin, dan karakter seorang atlet.
“Tinju mengajarkan jiwa ksatria dan semangat pantang menyerah. Sukabumi punya sejarah prestasi yang membanggakan, sehingga tugas kepengurusan baru adalah melanjutkan dan membawa prestasi itu lebih tinggi lagi,” ungkap Choky.

