Berita SukabumiBerita UtamaKabupaten Sukabumi

Hari Kedua Operasi SAR Ditutup, Pencarian Korban Tenggelam di Muara Pasir Putih Cipanarikan Belum Membuahkan Hasil

×

Hari Kedua Operasi SAR Ditutup, Pencarian Korban Tenggelam di Muara Pasir Putih Cipanarikan Belum Membuahkan Hasil

Sebarkan artikel ini
Tim SAR Gabungan saat melakukan apel penutupan Opsar hari kedua di pantai Cibuaya pada Minggu (21/6/2026). (Foto: Yandi Chandra/ Sukabumiku.id).

SUKABUMI – Operasi pencarian hari kedua terhadap Tobi Efendi (12), wisatawan asal Bogor yang hilang akibat tenggelam di Muara Sungai Pasir Putih Cipanarikan, kawasan konservasi Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, resmi ditutup pada Minggu (21/6/2026) sore dengan hasil nihil.

Sejak pagi hingga sore hari, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Pos TNI AL Ujunggenteng, KKP, Satpol-PP, Karang Taruna, Balawista, serta BPBD Kabupaten Sukabumi melalui P2BK Ciracap terus melakukan upaya pencarian secara maksimal.

Baca Juga: Geger! Remaja 16 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Palabuhanratu Sukabumi

Komandan Regu (Danru) Basarnas Sukabumi, Restu Mandala, menjelaskan bahwa pencarian dilakukan dengan berbagai metode, mulai dari penyisiran melalui jalur air, pemantauan menggunakan drone, hingga penyisiran darat di sepanjang kawasan pesisir dan titik-titik yang dianggap berpotensi menjadi tempat korban terbawa arus.

“Untuk pencarian hari kedua, tim SAR air melakukan penyisiran sejauh kurang lebih 9 hingga 10 kilometer dari titik kumpul di Pantai Cibuaya. Namun hingga operasi pencarian ditutup sore hari, korban masih belum ditemukan,” ujar Restu Mandala saat ditemui di lokasi.

Ia menambahkan, kondisi cuaca selama proses pencarian terpantau cukup mendukung dengan gelombang yang relatif normal. Meski demikian, pergerakan arus laut tetap menjadi salah satu faktor yang sangat memengaruhi proses pencarian.

Baca Juga: Wisatawan Nikmati Sensasi Strike Memancing di Pantai Cibuaya, Hasil Tangkapan Jadi Sorotan Pengunjung

Sebelumnya, peristiwa tenggelam tersebut terjadi pada Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Korban Tobi Efendi bersama ayahnya, Ahmad Efendi (36), diduga terseret arus saat berenang di kawasan Muara Pasir Putih Cipanarikan.

Pada Sabtu (20/6/2026), tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad sang ayah, Ahmad Efendi, sekitar 200 meter dari lokasi awal kejadian dan kemudian dievakuasi ke Pantai Cibuaya. Sementara itu, pencarian terhadap Tobi Efendi masih terus dilakukan.

Tim SAR gabungan berencana melanjutkan operasi pencarian pada hari berikutnya dengan evaluasi area pencarian dan strategi yang disesuaikan dengan kondisi arus serta situasi di lapangan.