KABUPATEN SUKABUMI – Pemerintah Kecamatan Cisolok terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui gerakan penghijauan yang menyasar kawasan jalan nasional dan wilayah pesisir. Sebanyak 70 pohon ditanam sebagai bagian dari upaya memperluas ruang terbuka hijau sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan di wilayah tersebut.
Aksi penghijauan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 itu berlangsung di dua titik, yakni sepanjang Jalan Nasional di sekitar Kantor Kecamatan Cisolok dan kawasan wisata Pantai Karanghawu. Kegiatan melibatkan unsur Forkopimcam, TP PKK Kecamatan Cisolok, KNPI, PSKS, UPTD, UPTB, aparatur kecamatan, hingga masyarakat.
Sebanyak 50 pohon mahoni ditanam di sepanjang jalan nasional sebagai peneduh sekaligus penambah kawasan hijau. Sementara 20 pohon lainnya ditanam di kawasan Pantai Karanghawu untuk memperkuat ekosistem pesisir dan mengurangi dampak abrasi serta perubahan iklim.
Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq, mengatakan penghijauan bukan sekadar agenda tahunan, tetapi merupakan langkah nyata membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan hidup.
“Penanaman pohon ini menjadi bentuk kepedulian bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan, meningkatkan kualitas udara, memperluas ruang terbuka hijau, serta mendukung upaya mitigasi perubahan iklim di Kecamatan Cisolok,” ujarnya.
BACA JUGA : Truk Fuso Pengangkut Lemari Terguling di Tanjakan Purajati di Jalur Cisolok–Bayah
Menurutnya, manfaat penghijauan tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi masyarakat. Pohon yang ditanam nantinya akan berfungsi sebagai peneduh, menjaga keseimbangan ekosistem, serta menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan sehat.
BACA JUGA : Dukung Swasembada Pangan, Polisi Dampingi Petani di Cisolok
Okih menambahkan, keberhasilan kegiatan tersebut tidak lepas dari sinergi seluruh elemen masyarakat yang terlibat. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi modal penting dalam membangun budaya peduli lingkungan secara berkelanjutan.
“Kami Pemerintah Kecamatan Cisolok berharap gerakan penghijauan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan berkembang menjadi kebiasaan bersama yang terus dilakukan demi mewujudkan lingkungan yang lebih hijau, asri, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang,” pungkasnya.

