Berita Utama

Hadapi Ancaman Kebakaran di Musim Panas, Polres Sukabumi Kota Siapkan Personel dan Armada

×

Hadapi Ancaman Kebakaran di Musim Panas, Polres Sukabumi Kota Siapkan Personel dan Armada

Sebarkan artikel ini
Kapolres Sukabumi Kota saat mengecek langsung kesiapan personel, perlengkapan hingga kendaraan operasional setelah memimpin apel gelar pasukan di halaman Kantor Samsat Kota Sukabumi. (FOTO : Rizky Miftah/Sukabumiku.id)

SUKABUMI – Mengantisipasi meningkatnya potensi kebakaran akibat kondisi cuaca panas, Polres Sukabumi Kota memperkuat kesiapan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Langkah tersebut dilakukan Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo dengan mengecek langsung kesiapan personel, perlengkapan hingga kendaraan operasional setelah memimpin apel gelar pasukan di halaman Kantor Samsat Kota Sukabumi, Selasa (10/8/2026).

BACA JUGA : Polres Sukabumi Kota Sita 159 Botol Miras dalam Operasi Penyakit Masyarakat

Pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya mitigasi untuk memastikan seluruh unsur yang terlibat dapat bergerak cepat apabila terjadi kebakaran yang membutuhkan penanganan segera.

“Pengecekan ini untuk mengetahui kekuatan personel sekaligus kesiapan peralatan dan kendaraan. Ketika terjadi bencana, seluruh unsur bisa langsung bergerak memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak,” ujar Sentot.

Apel kesiapsiagaan tersebut melibatkan personel gabungan dari Polres Sukabumi Kota, TNI, pemerintah daerah serta sejumlah instansi dan stakeholder terkait.

Tak berhenti pada pemeriksaan sarana prasarana, kepolisian juga menyiapkan simulasi penanganan karhutla. Kegiatan ini ditujukan untuk mengukur kemampuan personel sekaligus memastikan seluruh peralatan dapat digunakan secara optimal saat menghadapi kondisi darurat.

BACA JUGA : BPBD dan Polres Sukabumi Kota Kembali Salurkan Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan

Menurut Sentot, langkah pencegahan harus dilakukan sejak dini mengingat kebakaran dapat berkembang dengan cepat, terutama ketika kondisi lingkungan berada dalam situasi kering dan cuaca panas.

“Kami juga akan melaksanakan simulasi untuk memastikan kesiapan personel dan fungsi seluruh peralatan. Ini bagian dari mitigasi menghadapi kemungkinan terjadinya kebakaran hutan maupun lahan,” jelasnya.

Di sisi lain, kepolisian memastikan aspek penegakan hukum tetap menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla. Setiap pihak yang terbukti melakukan tindak pidana di bidang kehutanan akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Sentot bahkan meminta jajaran Satreskrim meningkatkan pengawasan terhadap potensi pelanggaran yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

“Siapa pun yang melakukan tindak pidana di bidang kehutanan akan kami tindak tegas,” tegasnya.

Kebakaran TPA Jadi Perhatian
Ancaman kebakaran tidak hanya menjadi perhatian pada kawasan hutan dan lahan. Kondisi cuaca panas juga membuat area tempat pembuangan akhir (TPA) mendapat perhatian khusus dari kepolisian.

Sentot meminta jajaran Polsek yang wilayahnya berdekatan dengan lokasi TPA meningkatkan koordinasi serta memberikan edukasi kepada masyarakat dan para pekerja mengenai potensi bahaya kebakaran.

Menurutnya, risiko kebakaran di kawasan TPA dapat dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kondisi cuaca hingga aktivitas manusia yang kurang memperhatikan aspek keselamatan.

“Cuaca panas sedang cukup tinggi. Karena itu, jajaran Polsek yang berada di sekitar TPA harus meningkatkan koordinasi dan sosialisasi kepada masyarakat maupun pekerja di lokasi,” katanya.

Polres Sukabumi Kota selanjutnya akan memperkuat koordinasi bersama Forkopimda dan Dinas Lingkungan Hidup guna mencegah terjadinya kebakaran di kawasan TPA.

Upaya tersebut sekaligus dilakukan untuk meminimalkan dampak lain yang dapat dirasakan masyarakat, termasuk persoalan bau menyengat yang berpotensi muncul dari kawasan TPA.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan Forkopimda, termasuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota, agar TPA tidak sampai terdampak kebakaran,” pungkas Sentot.