SUKABUMI — Niat membakar sisa tebangan pohon justru berujung kebakaran. Lahan kosong di kawasan Perumahan Residance Balandongan, Jalan Cibalandongan, RT 03/RW 01, Kelurahan Sudajaya Hilir, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
Kobaran api dengan cepat menjalar di lahan yang dipenuhi rerumputan dan ilalang kering. Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 600 meter persegi.
Petugas keamanan Perumahan Residance Balandongan, Iswanto, mengatakan kebakaran bermula dari aktivitas pembakaran sampah berupa sisa tebangan pohon dan dahan kecil yang dilakukan salah seorang penghuni perumahan.
Baca Juga: Resep Kopi Santan Gula Aren, Minuman Creamy dengan Manis yang Pas untuk Temani Momen Santai
Menurutnya, api kemudian membesar dan menjalar ke area di luar kawasan perumahan. Kondisi tersebut diduga dipicu hembusan angin yang membawa bara api ke rerumputan kering.
“Awalnya itu hanya pembakaran sampah. Habis penebangan kita bakar. Cuma kemudian warga memberi tahu dan kami langsung meluncur ke lokasi. Awalnya memang pembakaran sampah saja,” kata Iswanto.
Ia menjelaskan, angin yang cukup kencang membuat bara api mudah berpindah ke area lain yang dipenuhi alang-alang dan rerumputan kering.
“Mungkin karena anginnya besar, hinggap ke bahan-bahan rerumputan alang-alang kering yang mudah terbakar. Luasnya kurang dari 600 meter,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Komandan Regu Pemadam Kebakaran Kota Sukabumi, Wawan, mengatakan titik api berada di area yang ditumbuhi ilalang kering. Kondisi rerumputan yang mengering selama musim kemarau membuat api lebih cepat merambat.
Baca Juga: BPN Kabupaten Sukabumi Gandeng Banser, Sisir dan Sertifikasi Ribuan Tanah Wakaf
“Katanya ada yang bakar sedikit. Dari atas mungkin merembet ke bawah. Karena sudah kering, ilalang ini cepat terbakar. Api berhasil dipadamkan sekitar 30 menit,” jelas Wawan.
Petugas Damkar Kota Sukabumi kemudian mengerahkan tiga armada pemadam kebakaran untuk melakukan pemadaman sekaligus pendinginan di lokasi.
Beruntung, kebakaran tidak sampai merambat ke permukiman warga. Tidak ada korban maupun kerusakan bangunan yang dilaporkan dalam kejadian tersebut.
Wawan mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membakar sampah maupun rumput, terutama di sekitar lahan yang dipenuhi ilalang dan vegetasi kering selama musim kemarau.
“Jangan semena-mena membakar sampah atau rumput walaupun hanya sedikit. Kalau terbawa angin dan mengenai ilalang yang sudah kering, api cepat sekali merembet. Bahkan puntung api juga bisa memicu kebakaran,” pungkasnya.
Peristiwa tersebut kembali menjadi pengingat bahwa aktivitas pembakaran terbuka, meski dilakukan dalam skala kecil, tetap berisiko memicu kebakaran lebih luas, terutama ketika kondisi lahan kering dan angin cukup kencang.

