JAKARTA – Dalam bahasa Minang, telur dadar dikenal dengan sebutan talua barendo. Berbeda dengan telur dadar biasa, sajian khas Minang ini memiliki ciri khas pada bagian pinggirannya yang renyah atau menyerupai renda.
Untuk mendapatkan rasa yang lebih gurih, talua barendo biasanya menggunakan telur kampung atau telur bebek. Telur kemudian dicampur dengan berbagai bahan dan rempah sederhana, sebelum digoreng menggunakan minyak dalam jumlah cukup banyak agar bagian barendo atau rendanya terbentuk.
Baca Juga : Resep Kopi Foamy Gula Aren, Creamy dan Segar dengan Susu Kedelai
Berikut resep lengkap Telur Dadar Bebek Barendo khas Minang yang bisa dicoba di rumah.
Bahan-bahan
- 2 butir telur bebek mentah, bukan telur asin
- 1 lembar daun kunyit, iris tipis
- 1 batang seledri, iris
- 1 batang daun bawang, iris
- 3 lembar daun jeruk, iris tipis
- 3 siung bawang merah, iris
- 4 buah cabai merah keriting
- Lada secukupnya
- Garam secukupnya
- Kaldu jamur secukupnya
- 1 sendok makan tepung terigu
Garnish
- Irisan cabai
- Irisan daun bawang
Cara Membuat Telur Dadar Bebek Barendo
- Haluskan cabai merah keriting, lalu sisihkan.
- Siapkan mangkuk berukuran cukup besar. Pecahkan telur bebek, kemudian masukkan daun kunyit, seledri, daun bawang, daun jeruk, bawang merah, cabai yang telah dihaluskan, dan tepung terigu.
- Tambahkan garam, kaldu jamur, dan lada secukupnya. Kocok seluruh bahan hingga tercampur rata.
- Panaskan minyak dalam jumlah cukup banyak.
- Tuangkan adonan telur ke dalam minyak panas. Gunakan api sedang agar telur matang merata dan bagian pinggirannya membentuk renda yang renyah.
- Setelah matang dan berwarna kecokelatan, angkat lalu tiriskan.
- Sajikan telur dadar bebek barendo dengan tambahan irisan cabai dan daun bawang sebagai garnish.
Telur Dadar Bebek Barendo pun siap disantap sebagai lauk pendamping nasi hangat. Bagian tengahnya terasa gurih, sementara pinggirannya menawarkan tekstur renyah yang menjadi ciri khas talua barendo.(SE)

