Berita SukabumiBerita UtamaKabupaten Sukabumi

Berawal dari Bakar Sampah, Ruko di Surade Terbakar Hebat

×

Berawal dari Bakar Sampah, Ruko di Surade Terbakar Hebat

Sebarkan artikel ini
Petugas Damkar Posko Surade melakukan proses pemadaman dan pendinginan di dalam ruko yang terbakar di Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. (Foto: Istimewa).

SUKABUMI – Aktivitas membakar sampah rumah tangga diduga menjadi awal terjadinya kebakaran sebuah rumah toko (ruko) di Kampung Cinaron RT 015/RW 004, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (29/8/2026).

Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.23 WIB. Warga awalnya melihat kepulan asap dari bagian belakang ruko milik Trisno (43). Tak lama kemudian, api terlihat membesar dan mulai melalap bangunan berukuran sekitar 5 x 22 meter tersebut.

Warga yang mengetahui kejadian langsung bergerak melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Karena api semakin membesar, laporan kemudian diteruskan kepada petugas Pemadam Kebakaran Posko Surade.

Baca Juga: Tugu Jogja dan Kisah Panjang di Balik Monumen Ikonik Yogyakarta

Danpos Damkar Surade, Widi Sukardi, mengatakan petugas bersama warga langsung melakukan penanganan untuk mengendalikan kobaran api dan mencegahnya merembet ke bangunan di sekitar.

“Begitu menerima laporan, personel langsung melakukan penanganan di lokasi. Pemadaman juga dibantu warga sekitar,” kata Widi.

Setelah sekitar satu jam berjibaku, api berhasil dipadamkan pada pukul 14.40 WIB. Petugas kemudian melakukan pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

Baca Juga: Milad ke-43 Ponpes Assalam, Wabup Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Akhlak

Beruntung, kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Berdasarkan keterangan sementara saksi, kebakaran diduga berkaitan dengan aktivitas pembakaran sampah rumah tangga di sekitar bagian belakang bangunan. Namun, penyebab tersebut masih bersifat dugaan awal.

Kebakaran mengakibatkan ruko mengalami kerusakan berat dengan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp100 juta. Pemilik bangunan untuk sementara tinggal bersama kerabat terdekat.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga agar tidak menganggap sepele aktivitas membakar sampah, terutama di sekitar bangunan dan permukiman.

Widi mengimbau warga selalu memastikan api benar-benar padam setelah melakukan pembakaran sampah.

“Jangan meninggalkan api saat membakar sampah. Pastikan api benar-benar padam dan lokasi pembakaran aman dari bangunan atau benda yang mudah terbakar,” pungkasnya.