SUKABUMI – Kebakaran melanda lahan milik warga di Kampung Pangapuan, Desa Warnajati, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (26/9/2026) siang.
Api yang muncul sekitar pukul 11.45 WIB tersebut membakar vegetasi alang-alang di lahan seluas sekitar 2.000 meter persegi. Luas lahan keseluruhan diperkirakan mencapai 4.000 meter persegi.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cibadak, Mawaldi, mengatakan kobaran api pertama kali diketahui warga yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi. Api kemudian membesar dan merambat di area yang ditumbuhi alang-alang.
Baca Juga: 14 Personel Dimutasi, Sejumlah Jabatan Strategis Polres Sukabumi Berganti
“Api sempat membesar dan merembet ke alang-alang. Warga panik karena khawatir merambat ke rumpun bambu dan kandang ayam,” kata Mawaldi dalam laporan P2BK Cibadak.
Warga bersama petugas P2BK kemudian berupaya memadamkan api secara manual. Kobaran sempat dinyatakan padam, tetapi api kembali muncul sehingga petugas berkoordinasi dengan Posko V Damkar Cibadak.
Petugas pemadam kebakaran tiba sekitar pukul 12.14 WIB. Proses pemadaman tidak sepenuhnya mudah karena akses jalan menuju lokasi kebakaran cukup sempit.
Baca Juga: Cuaca Sukabumi Hari Ini: Hujan Berpotensi Turun hingga Malam, Waspada Petir dan Angin Kencang
Setelah dilakukan pemadaman bersama, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 12.40 WIB. Petugas kemudian memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
“Setelah dilakukan pemadaman bersama, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.40 WIB,” ujar Mawaldi.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Warga juga tidak dilaporkan harus mengungsi dan kondisi di sekitar lokasi setelah api padam dinyatakan aman.
Lahan yang terbakar diketahui milik warga bernama Atang. Berdasarkan informasi awal di lapangan, kebakaran diduga terjadi akibat pembakaran lahan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Namun, penyebab tersebut masih berupa dugaan dan belum dapat dipastikan.
Baca Juga: Ragnar Buka Keunggulan, Romeny Kunci Kemenangan Indonesia 2-0 atas Singapura
Penanganan melibatkan P2BK Cibadak bersama Damkar Posko V Cibadak, perangkat Desa Warnajati, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, RT/RW, serta masyarakat setempat.
Mawaldi mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Kondisi vegetasi yang kering dapat membuat api lebih cepat menyebar dan menyulitkan proses pemadaman.
Selain itu, P2BK menyebut kebutuhan peralatan pendukung masih menjadi perhatian untuk menghadapi kejadian serupa. Di lokasi, kebutuhan yang disebutkan antara lain selang air dan alkon.
Kewaspadaan dinilai penting, terutama ketika lahan dalam kondisi kering. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat merambat ke vegetasi lain maupun area di sekitar permukiman dan fasilitas warga.

