Jawa Barat

Dessy Susilawati Ajak Sekolah Perkuat Pencegahan Bullying dan Pendidikan Karakter

×

Dessy Susilawati Ajak Sekolah Perkuat Pencegahan Bullying dan Pendidikan Karakter

Sebarkan artikel ini
Dessy Susilawati
Anggota DPRD Provinsi Fraksi PAN, Dessy Susilawati. Foto:Istimewa

SUKABUMI – Pencegahan perundungan atau bullying di lingkungan sekolah perlu menjadi perhatian bersama. Tidak hanya sekolah, keluarga dan masyarakat juga memiliki peran dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman bagi anak.

Anggota DPRD Jawa Barat, Dessy Susilawati, mengajak seluruh pihak memperkuat upaya pencegahan bullying melalui pendidikan karakter, komunikasi dan pengawasan terhadap lingkungan pergaulan anak.

“Sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi anak untuk belajar dan berkembang. Karena itu, pencegahan bullying membutuhkan kepedulian bersama dari sekolah, keluarga dan lingkungan sekitar,” ujar Dessy belum lama ini.

Baca Juga: Tulang Panggul Retak, Siswa SMP Swasta di Nagrak Diduga Jadi Korban Perundungan

Menurutnya, bullying dapat memberikan dampak terhadap kenyamanan anak dalam mengikuti proses pendidikan. Karena itu, setiap indikasi perundungan perlu ditangani secara bijaksana dan tidak dibiarkan berkembang.

Dessy menilai pendidikan karakter menjadi salah satu bagian penting dalam membangun budaya sekolah yang saling menghargai.

“Anak-anak perlu diajarkan untuk menghormati perbedaan, tidak merendahkan teman dan berani membantu ketika melihat tindakan yang tidak baik,” katanya.

Ia juga mendorong komunikasi antara orang tua dan sekolah diperkuat. Menurutnya, perubahan perilaku anak perlu menjadi perhatian bersama agar persoalan dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin.

Baca Juga: Dessy Susilawati Dorong Pelayanan Kesehatan Jabar Semakin Mudah Diakses Masyarakat

“Orang tua dan guru harus membangun komunikasi yang terbuka. Kalau ada persoalan, mari diselesaikan dengan pendekatan yang mendidik dan mengutamakan kepentingan anak,” ujar Dessy.

Dessy berharap lingkungan pendidikan di Jawa Barat dapat semakin ramah, aman dan memberikan ruang bagi setiap anak untuk berkembang sesuai potensinya.

“Tidak boleh ada anak yang takut datang ke sekolah. Mari bersama-sama menciptakan sekolah yang aman, nyaman dan penuh penghargaan,” pungkasnya.