SUKABUMI – Anggota DPRD Jawa Barat, Ir. H. Yusuf Maulana, mendorong penguatan industri batik di Jawa Barat melalui peningkatan kualitas produk, inovasi desain, pengembangan keterampilan perajin, dan perluasan akses pasar.
Menurut Yusuf, industri batik memiliki peluang untuk berkembang sebagai bagian dari ekonomi kreatif daerah. Potensi tersebut perlu didukung dengan upaya yang berkelanjutan agar produk perajin mampu menjangkau konsumen yang lebih luas.
Baca Juga: Hari Batik Nasional, Yusuf Maulana Ajak Masyarakat Bangga dan Dukung Perajin Lokal
“Industri batik perlu terus didorong agar tidak hanya bertahan sebagai warisan budaya, tetapi juga berkembang menjadi sumber penghidupan masyarakat. Kualitas, kreativitas, dan kemampuan menjangkau pasar menjadi hal penting yang perlu diperhatikan,” ujar Yusuf Maulana dalam keterangan yang diterima sukabumiku.id.
Ia menilai pelaku industri kreatif membutuhkan dukungan dalam pengembangan desain, peningkatan kapasitas produksi, promosi, dan pemasaran digital. Kolaborasi antara pemerintah, komunitas perajin, lembaga pendidikan, dan pelaku usaha juga dapat membuka peluang pengembangan produk.
Baca Juga: Yusuf Maulana Tekankan Pentingnya Profesionalisme dan Kepercayaan Publik terhadap Polri
Selain menjaga nilai tradisi, inovasi dinilai penting agar batik dapat diterima berbagai kelompok konsumen tanpa kehilangan identitas budayanya.
“Saya berharap pengembangan industri batik dapat berjalan seiring dengan upaya melestarikan budaya, memperkuat UMKM, dan menciptakan kesempatan ekonomi bagi masyarakat Jawa Barat,” pungkasnya.

