SUKABUMI – Aksi percobaan perampokan di sebuah agen BRI Link di Kampung Sinagar RT 1 RW 2, Desa Nagrak Utara, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, berakhir gagal setelah pegawai yang berjaga berani memberikan perlawanan kepada pelaku yang membawa senjata tajam.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, korban berinisial WITA (26) tengah berada seorang diri di dalam tempat usaha ketika seorang pria tak dikenal datang dan langsung mengancamnya.
Menurut penuturan korban, pelaku membawa sebuah tas dan memintanya memasukkan seluruh uang ke dalam tas tersebut. Dalam aksinya, pelaku juga melarang korban berteriak agar tidak menarik perhatian warga.
Baca Juga: Layanan SIM Keliling Polres Sukabumi Hadir di Alun-Alun Bundaran Surade, Senin 20 Juli 2026
“Saya lagi duduk, tiba-tiba orang itu masuk. Dia langsung menyuruh saya memasukkan uang ke dalam tas yang dibawanya dan melarang saya berteriak,” kata WITA.
Korban menjelaskan pelaku memiliki postur tubuh tinggi dan kurus. Identitasnya sulit dikenali karena menggunakan helm. Selain itu, pria tersebut membawa dua senjata tajam berupa golok berukuran panjang dan golok yang lebih kecil.
Untuk membuat korban takut, pelaku mengeluarkan ancaman akan melukai korban apabila berusaha meminta pertolongan.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sukabumi 20 Juli 2026, Waspada Hujan Lokal dan Angin Kencang
“Kalau teriak nanti ditusuk,” ujar WITA menirukan ucapan pelaku.
Namun, ancaman tersebut tidak membuat korban menyerah. Saat pelaku lengah, korban berusaha merebut kendali dengan memegang tangan pelaku lalu mendorongnya. Perlawanan itu diduga membuat pelaku panik hingga memilih menghentikan aksinya.
Pelaku kemudian melarikan diri ke arah Kampung Sinagar tanpa sempat membawa uang maupun barang berharga yang ada di lokasi.
Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka gores ringan di beberapa bagian tubuh. Meski demikian, tidak ada kerugian materi dalam peristiwa tersebut karena seluruh uang dan barang milik korban tetap aman.
Korban mengaku hingga kini belum melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Sementara itu, warga sekitar berharap aparat penegak hukum segera menindaklanjuti informasi tersebut agar pelaku dapat segera ditangkap dan kejadian serupa tidak kembali terjadi di wilayah Kecamatan Nagrak.

