SUKABUMI – Pemerintah Kota Sukabumi menggelar kampanye untuk penuntasan penyakit Tuberkulosis (TBC). Acara yang bertajuk Kampanye Penuntasan TBC ini digelar dengan meriah di Lapang Merdeka, Jumat (14/11/2025), dan diisi dengan beragam aktivitas seperti jalan sehat, senam bersama, serta pemeriksaan kesehatan dan kebugaran jasmani gratis bagi masyarakat.
Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, hadir secara langsung membuka acara yang dihadiri oleh jajaran forkopimda, Kepala Dinas Kesehatan, direktur RSUD, kepala puskesmas, serta berbagai organisasi mitra kesehatan.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyoroti ancaman serius penyakit TBC yang masih menghantui Indonesia.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem November 2025, BPBD Sukabumi Minta Kecamatan Siaga Bencana
“Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia, yang menempati peringkat kedua jumlah kasus TBC terbanyak di dunia,” tegas Ayep Zaki di hadapan peserta kegiatan.
Ia lebih lanjut mengingatkan bahwa TBC adalah penyakit yang tidak memandang bulu dan dapat menyerang siapa saja. Namun, kabar baiknya, penyakit ini sepenuhnya dapat disembuhkan jika ditangani dengan strategi yang tepat, yaitu “TOSS TB” yang merupakan akronim dari Temukan, Obati Sampai Sembuh TBC.
Kegiatan ini dinilai sangat strategis mengingat kondisi Kota Sukabumi yang memiliki kepadatan penduduk dan mobilitas tinggi, sehingga berpotensi mempercepat penularan. Melalui kampanye ini, masyarakat tidak hanya diedukasi tetapi juga diajak secara aktif untuk memeriksakan kesehatannya. Berbagai layanan seperti skrining TBC, cek kesehatan gratis, dan fun game edukatif disediakan untuk menarik minat partisipasi warga.
Baca Juga: Lima Pelatih Silat Sukabumi Dikirim ke Singapura-Malaysia, Gaji Capai Rp40 Juta per Bulan
Ayep Zaki juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua tenaga kesehatan dan mitra seperti KOPI TB dan DPPM yang telah bersinergi menyukseskan acara ini. Ia berharap momentum Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 ini dapat menjadi pemicu bagi seluruh lapisan masyarakat untuk membudayakan hidup sehat, rajin berolahraga, menjaga kebersihan lingkungan, dan segera memeriksakan diri ke faskes jika mengalami gejala batuk yang berkepanjangan.
Dengan kolaborasi yang erat antara pemerintah dan masyarakat, Kota Sukabumi diharapkan dapat berkontribusi nyata dalam mewujudkan target Indonesia Bebas TBC 2030.

