BANDUNG — bank bjb meraih dua penghargaan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam Puncak Hari Indonesia Menabung (HIM) Nasional 2026 yang digelar di Sekolah Rakyat Menengah Atas 13 Bekasi, Jumat (28/8/2026).
Dua penghargaan tersebut diberikan dalam kategori Bank Teraktif Pelaksanaan Bank Goes to School (BGTS) serta penghargaan terkait Pembentukan Program OJK PEDULI Termasif.
Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas keterlibatan bank bjb dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan, khususnya melalui edukasi yang menyasar kalangan pelajar.
Baca Juga: Bank bjb Hadirkan SR025, Investasi Mulai Rp1 Juta dengan Imbal Hasil hingga 6,90 Persen
Direktur Utama bank bjb, Ayi Subarna, mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk memperluas edukasi keuangan, terutama kepada generasi muda.
“Literasi dan inklusi keuangan merupakan fondasi penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan. Karena itu, bank bjb ingin hadir tidak hanya sebagai penyedia layanan perbankan, tetapi juga sebagai mitra dalam membangun kesadaran dan kebiasaan finansial yang baik sejak usia sekolah,” kata Ayi.
Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui kegiatan edukasi keuangan yang digelar secara serentak pada 26 Agustus 2026.
Baca Juga: Bapenda Jabar Hadirkan Pembayaran Pajak Kendaraan via WhatsApp dan DIGI Bank BJB
Dalam rangkaian Puncak HIM Provinsi Jawa Barat 2026, bank bjb menggelar edukasi literasi dan inklusi keuangan di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 4 Kabupaten Bandung–Soreang. Kegiatan tersebut diikuti 608 peserta yang terdiri atas siswa, guru, dan karyawan.
Materi yang diberikan mencakup literasi keuangan, pengenalan perbankan, serta sesi tanya jawab. Kegiatan juga dirangkaikan dengan pelepasan mobil edukasi dan layanan perbankan bank bjb.
Mobil layanan tersebut kemudian melanjutkan perjalanan menuju SMAN 1 Katapang dan SMKN 1 Katapang untuk memberikan edukasi keuangan kepada para siswa.
Baca Juga: Hasim Adnan Dorong Literasi Finansial Masyarakat di Era Digital Bersama Bank BJB
Pada hari yang sama, kegiatan edukasi keuangan juga dilaksanakan secara serentak di 81 sekolah yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Salah satunya berlangsung di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Sumedang dengan jumlah peserta 150 orang yang terdiri atas siswa dan guru.
Edukasi di SRT 1 Sumedang berfokus pada literasi keuangan, pentingnya menabung sejak dini, serta pengenalan produk dan layanan perbankan.
Baca Juga: Layanan Nasabah Diakui, bank bjb Raih ICSQ Award 2025 dengan Predikat Excellent
Kegiatan tersebut juga ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara bank bjb dan SRT 1 Sumedang mengenai pembukaan rekening Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel).
PKS tersebut ditandatangani Kepala SRT 1 Sumedang Cece Enjang Kartiwa dan Pemimpin Kantor Cabang Sumedang bank bjb Asep Gunawan.
Bagi bank bjb, edukasi keuangan kepada pelajar menjadi salah satu upaya membangun pemahaman finansial sejak usia dini. Melalui pengenalan pengelolaan keuangan, pelajar didorong memahami nilai uang, menentukan skala prioritas, membangun kebiasaan menabung, serta mempersiapkan diri dalam mengambil keputusan finansial.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Sesalkan Mardigu dan Helmy Yahya Tak Lolos Fit and Proper Test Komisaris Bank BJB
Pada tingkat yang lebih luas, bank bjb menyatakan edukasi tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap informasi dan layanan keuangan.
Pelaksanaan program dilakukan melalui kolaborasi dengan OJK, pemerintah daerah, satuan pendidikan, serta pemangku kepentingan lainnya.
Penghargaan OJK yang diterima bank bjb dalam Puncak HIM Nasional 2026 sekaligus menjadi pengakuan terhadap aktivitas edukasi keuangan yang telah dijalankan perusahaan.
Ke depan, bank bjb menyatakan akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperluas program literasi dan inklusi keuangan, khususnya bagi generasi muda.

