SUKABUMI – Riuh semangat olahraga, seni dan kepramukaan berpadu dengan nilai-nilai keislaman dalam Apel Tahunan Pekan Olahraga, Seni dan Pramuka (PORSEKA) XII Pondok Pesantren Al Hulaemiyah Al Islam, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut tidak sekadar menjadi agenda kompetisi tahunan. PORSEKA XII menjadi bagian dari proses pendidikan untuk membentuk santri yang berkarakter, mandiri, disiplin dan memiliki jiwa kepemimpinan.
Camat Jampangkulon, Dading, turut hadir dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung di lapangan utama Pondok Pesantren Al Hulaemiyah.
PORSEKA XII tahun ini mengusung tema “Bersatu dalam Ukhuwah, Berprestasi Membangun Peradaban, Berdakwah Menebar Kemaslahatan.”
Baca Juga: Lahan Belakang SMAN 2 Sukabumi Terbakar, Tiga Unit Mobil Damkar Dikerahkan
Tema tersebut membawa pesan bahwa prestasi tidak hanya diukur dari siapa yang menjadi juara dalam perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan, mengembangkan potensi serta membangun mental para santri dalam menghadapi berbagai tantangan.
Apel tahunan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti keluarga besar Pondok Pesantren Al Hulaemiyah dengan penuh semangat kebersamaan.
Menariknya, amanat apel disampaikan oleh Sintya Nazma, santri akhir kelas 6 TMI Pondok Pesantren Al Hulaemiyah yang bertindak sebagai pembina apel.
Dalam amanatnya, ia memberikan motivasi kepada seluruh santri agar memiliki mental kuat, tidak mudah menyerah dan bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu.
“Santri tidak boleh cengeng. Harus semangat dan bersungguh-sungguh dalam belajar,” pesannya.
Baca Juga: Lahan Alang-alang Terbakar di Cicantayan Sukabumi, Damkar Cegah Api Merambat
Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa kehidupan santri tidak hanya berkaitan dengan pendidikan di dalam kelas. Santri juga dituntut memiliki ketangguhan mental dan kesiapan menghadapi perubahan serta tantangan kehidupan.
KH. Turhamun, M.Pd., dalam sambutannya juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, khususnya para santri yang terlibat langsung dalam mempersiapkan dan mengelola kegiatan PORSEKA XII.
Menurutnya, keterlibatan santri dalam kepanitiaan merupakan bagian penting dari pendidikan karakter.
Melalui pengalaman tersebut, para santri belajar bertanggung jawab terhadap tugas, memimpin, bekerja sama, menjaga kedisiplinan, mengembangkan kreativitas hingga membangun kemandirian.
Dengan kata lain, PORSEKA tidak hanya mencetak peserta yang siap bertanding, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran untuk menyiapkan santri menghadapi kehidupan di tengah masyarakat.
Rangkaian kegiatan semakin lengkap dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Membangun Generasi Berakhlak Mulia.
Baca Juga: PWI Cup II Makin Meriah, 446 Atlet dari Berbagai Daerah Ramaikan Turnamen Tenis Meja
Kepala Sekolah Tarbiyatul Muallimat Al-Islam, Sutisna, menyampaikan bahwa Maulid Nabi menjadi momentum bagi para santri untuk mengenang dan meneladani akhlak Rasulullah SAW.
Nilai-nilai keteladanan tersebut diharapkan tidak berhenti dalam kegiatan seremonial, melainkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Camat Jampangkulon Dading mengapresiasi pelaksanaan PORSEKA XII dan peringatan Maulid Nabi yang digelar Pondok Pesantren Al Hulaemiyah.
Menurutnya, perpaduan pendidikan keagamaan dengan olahraga, seni dan kepramukaan menjadi langkah positif dalam membangun generasi muda yang memiliki kemampuan sekaligus karakter.
Dading berharap kegiatan tersebut mampu menjadi sarana bagi para santri untuk terus mengembangkan potensi, memperkuat persaudaraan serta meningkatkan semangat belajar dan berprestasi.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap para santri tidak hanya memiliki ilmu pengetahuan dan keagamaan, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, disiplin, mandiri, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Dading.
Bagi Pondok Pesantren Al Hulaemiyah, PORSEKA XII dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi dua momentum yang saling melengkapi.
Baca Juga: Hari Pelanggan Nasional 2026, BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Turun Langsung Layani Peserta
Di satu sisi, para santri didorong untuk berprestasi dan mengembangkan kemampuan. Di sisi lain, mereka diingatkan agar tetap menjadikan akhlak dan nilai-nilai keislaman sebagai fondasi dalam menjalani kehidupan.
Dengan semangat Bersatu dalam Ukhuwah, Berprestasi Membangun Peradaban, Berdakwah Menebar Kemaslahatan, PORSEKA XII diharapkan mampu melahirkan generasi santri yang tidak hanya siap bersaing dalam prestasi, tetapi juga memiliki karakter kuat dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

