SUKABUMIKU – Status pinjaman membawa Al Hamra Hehanussa kembali ke Persik Kediri untuk mengarungi sisa putaran kedua Super League 2025/26. Namun, kepindahan bek muda tersebut bukan hanya soal melanjutkan karier, melainkan juga tentang membawa nilai dan mental profesional yang ia dapatkan selama membela PERSIB Bandung.
Bersama sang kakak, Rezaldi Hehanussa, Hamra akan kembali memperkuat klub yang pernah menjadi rumahnya musim lalu. Meski hanya menghabiskan separuh musim bersama PERSIB, pengalaman tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi pemain bernomor punggung 29 itu.
Baca Juga: Pesona Pantai Tenda Biru Ujunggenteng, Surga Tersembunyi di Selatan Sukabumi
Menurut Hamra, PERSIB bukan sekadar klub besar dengan sejarah panjang, tetapi juga tim yang menanamkan kedisiplinan tinggi dalam setiap aspek profesionalisme pemain.
“Saya merasa sangat beruntung dan bangga bisa bergabung dengan tim sebesar PERSIB. Kedisiplinan di PERSIB luar biasa dan itu mendidik saya menjadi pribadi yang lebih baik, lebih siap untuk terus improve dan bekerja keras sebagai pemain profesional,” ujar Hamra.
Ia mengakui, atmosfer kompetitif di PERSIB memberinya pengalaman berharga yang akan menjadi bekal penting dalam perjalanan kariernya ke depan. Bagi Hamra, masa singkat tersebut justru menjadi fase pembelajaran yang intens.
Baca Juga: SIM Keliling Polres Sukabumi Hadir di Cibadak Minggu 18 Januari 2026, Catat Lokasi dan Syaratnya
Selain soal sepak bola, Hamra juga menyoroti kehangatan yang ia rasakan di luar lapangan. Dukungan manajemen serta antusiasme Bobotoh menjadi pengalaman emosional tersendiri baginya.
“Walaupun perjalanan saya di sini singkat, saya sangat berterima kasih atas kepercayaan, pelajaran, dan pengalaman yang luar biasa. Saya bangga pernah menjadi bagian dari PERSIB,” tambahnya.
Kini, dengan bekal mental, disiplin, dan pengalaman dari klub sebesar PERSIB, Al Hamra Hehanussa siap melanjutkan misi bersama Persik Kediri. Kepulangannya diharapkan tidak hanya menambah kekuatan lini belakang, tetapi juga menghadirkan standar profesional yang lebih tinggi di ruang ganti Macan Putih.

