Kabupaten Sukabumi

Bupati Asep Japar Tinjau Warga Sakit Parah, Pastikan Akses Layanan Kesehatan

×

Bupati Asep Japar Tinjau Warga Sakit Parah, Pastikan Akses Layanan Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Bupati Sukabumi, Asep Japar, menjenguk warga ampung Warungceri, Desa Pondokkaso Landeuh, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi yang sakit parah. (Foto: Fajar SIdik/Sukabumiku.id)

SUKABUMI – Momen pembagian daging kurban di Kecamatan Parungkuda berubah menjadi peristiwa haru saat Bupati Sukabumi Asep Japar menyambangi rumah seorang warga yang telah puluhan tahun menderita sakit.

Warga tersebut adalah Ahmad Yani (41), yang tinggal di Kampung Warungceri, Desa Pondokkaso Landeuh. Ia diketahui telah terbaring selama 31 tahun akibat penyakit yang dideritanya sejak kecil.

Kondisi Ahmad Yani membuat keluarga terkejut ketika orang nomor satu di Kabupaten Sukabumi itu datang langsung ke rumah mereka.

Baca Juga: Bahaya Kurang Tidur, Dari Stres hingga Ancaman Stroke

Sang kakak, Epah, mengaku tidak menyangka kunjungan tersebut terjadi. Ia menyampaikan bahwa seluruh keluarga terharu hingga menangis saat bupati melihat langsung kondisi adiknya.

Ia mengungkapkan, penyakit yang dialami adiknya bermula dari epilepsi dan kecelakaan saat masih berusia 10 tahun, yang menyebabkan cedera serius pada tulang belakang. Meski sudah menjalani lima kali operasi, kondisi Ahmad Yani justru semakin memburuk.

“Kami tidak menyangka Pak Bupati mau datang melihat adik saya,” ungkapnya haru, Sabtu (31/05/2026).

Baca Juga: Korsleting Diduga Jadi Pemicu, Satu Keluarga di Gunungguruh Kehilangan Rumah Akibat Kebakaran

Dalam kesehariannya, keluarga merawat Ahmad Yani secara bergantian dengan segala keterbatasan. Kondisi ekonomi yang sulit membuat perawatan tidak selalu optimal.

Epah bahkan mengaku, dalam kondisi tertentu luka yang dialami adiknya sempat memburuk.

Ia menceritakan bahwa pernah terjadi kondisi di mana luka tersebut dipenuhi belatung karena keterbatasan biaya dan perawatan.

“Sedih, pernah tidak ada biaya hingga kondisinya seperti itu. Kami harus mencari sekitar Rp150 ribu setiap hari untuk perawatan,” tuturnya.

Baca Juga: Exit Tol Parungkuda Macet Total, Perjalanan Tersendat Berjam-jam

Meski demikian, keluarga tetap berupaya memberikan perawatan terbaik dengan bantuan seorang perawat yang rutin membantu membersihkan luka.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Sukabumi Asep Japar langsung berkoordinasi dengan tim kesehatan untuk memastikan Ahmad Yani mendapatkan penanganan yang layak.

Ia menyatakan bahwa pemerintah daerah akan memberikan kemudahan akses pelayanan kesehatan bagi warga tersebut.

Baca Juga: Denny JA: Kemitraan Indonesia-Prancis Jadi Simbol Kemandirian Negara Menengah di Tengah Rivalitas Global

“Keluarga sudah lima kali operasi, tetapi kondisi terus memburuk. Meski dirawat di rumah, kami pastikan tetap mendapatkan kemudahan pelayanan,” kata Asep Japar.

Kunjungan ini menjadi bukti kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang membutuhkan perhatian khusus, sekaligus memastikan bahwa layanan kesehatan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.