Kota Sukabumi

Diskumindag-BPS Perkuat Persiapan Sensus Ekonomi, Pelaku Usaha Sukabumi Diminta Terbuka Beri Data

×

Diskumindag-BPS Perkuat Persiapan Sensus Ekonomi, Pelaku Usaha Sukabumi Diminta Terbuka Beri Data

Sebarkan artikel ini
Diskumindag Kota Sukabumi berkoordinasi dengan BPS Provinsi Jawa Barat dan BPS Kota Sukabumi dalam rangka persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi, Kamis (6/8/2026). (Foto: Rizky Miftah/Sukabumiku.id)

SUKABUMI – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (Diskumindag) Kota Sukabumi memperkuat koordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memastikan pelaksanaan Sensus Ekonomi mampu menghasilkan data dunia usaha yang akurat dan berkualitas.

Koordinasi dilakukan bersama BPS Provinsi Jawa Barat dan BPS Kota Sukabumi sebagai bagian dari persiapan pendataan berbagai sektor usaha di Kota Sukabumi.

Kepala Diskumindag Kota Sukabumi Een Rukmini mengatakan data Sensus Ekonomi memiliki peran strategis karena dapat memberikan gambaran mengenai kondisi riil dunia usaha di daerah.

Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp50.000, Tembus Rp2,679 Juta per Gram

“Sensus Ekonomi merupakan instrumen penting untuk memotret kondisi dunia usaha di Kota Sukabumi. Kami mendukung penuh pelaksanaannya melalui sinergi dengan BPS agar data yang dihasilkan benar-benar akurat, berkualitas, dan dapat dimanfaatkan dalam penyusunan kebijakan pembangunan,” kata Een, Kamis (6/8/2026).

Menurutnya, koordinasi juga diperlukan untuk memastikan pendataan dapat menjangkau berbagai sektor usaha, termasuk perdagangan, industri, usaha mikro dan kecil.

Data yang diperoleh nantinya diharapkan dapat menjadi salah satu dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan maupun program pembinaan dan pengembangan ekonomi yang sesuai dengan kondisi di lapangan.

Baca Juga: Komisi I DPRD Sukabumi Usul Tes Rambut Jadi Syarat Calon Kades di Pilkades 2027

Namun, Een mengungkapkan terdapat sejumlah tantangan yang perlu diantisipasi dalam proses pendataan, salah satunya ketika petugas mendatangi lokasi usaha tetapi pemilik tidak berada di tempat.

Kondisi tersebut dapat menyebabkan petugas kesulitan mendapatkan informasi secara lengkap dari pihak yang mengetahui kondisi usaha.

“Kami berharap ada komunikasi yang baik antara petugas dengan pelaku usaha sehingga proses pendataan dapat dilakukan langsung kepada pemilik atau pihak yang berwenang memberikan informasi,” ujarnya.

Baca Juga: Polres Sukabumi Beberkan Kronologi Diamankannya Kades Tamanjaya dalam Kasus Sabu

“Dengan begitu, data yang dihimpun akan lebih valid dan lengkap,” sambung Een.

Karena itu, Diskumindag mengajak para pelaku usaha di Kota Sukabumi berpartisipasi aktif ketika proses Sensus Ekonomi berlangsung dengan memberikan informasi yang benar sesuai kondisi usahanya.

Menurut Een, keterbukaan pelaku usaha menjadi salah satu faktor penting untuk menghasilkan data yang dapat menggambarkan kondisi perekonomian daerah secara lebih baik.

Baca Juga: Museum Prabu Siliwangi dan Museum Keramik Al-Fath Punya Gedung Baru, Hampir 500 Koleksi Dipisahkan

“Data yang akurat akan memberikan manfaat bagi semua pihak, termasuk dunia usaha itu sendiri,” katanya.

“Melalui data yang valid, pemerintah dapat menyusun program pembinaan, pemberdayaan, serta pengembangan ekonomi yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha,” tambahnya.

Sinergi Diskumindag dan BPS tersebut diharapkan membuat proses Sensus Ekonomi di Kota Sukabumi berjalan optimal sekaligus menghasilkan basis data yang dapat digunakan dalam perencanaan pembangunan ekonomi daerah.