Kota Sukabumi

FPD 2026, BPBD Sukabumi Akui Tantangan Efisiensi Anggaran

×

FPD 2026, BPBD Sukabumi Akui Tantangan Efisiensi Anggaran

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menegaskan komitmennya untuk tetap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat meskipun menghadapi tantangan efisiensi anggaran. Hal tersebut disampaikan dalam Forum Perangkat Daerah (FPD) BPBD yang digelar pada 10 Februari 2026 di SKBM Resto and Café.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yoseph Sabaruddin, mengungkapkan bahwa penanggulangan bencana merupakan bagian dari pelayanan dasar yang wajib dipenuhi pemerintah daerah. Namun, penurunan alokasi anggaran berpotensi memengaruhi perencanaan jangka panjang serta kemampuan respons cepat saat terjadi bencana.

Menurutnya, anggaran yang tersedia saat ini masih lebih banyak difokuskan pada penanganan tanggap darurat. Sementara itu, program pencegahan, mitigasi, dan peningkatan kesiapsiagaan belum sepenuhnya menjadi prioritas utama.

Baca Juga: Jalan Rusak Bertahun-tahun Dibiarkan, Truk Pasir Terguling di Ruas Palayangan–Cibodas Kalibunder

Kondisi tersebut dinilai dapat meningkatkan risiko serta dampak bencana di masa mendatang, sekaligus menurunkan tingkat ketahanan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.

Meski demikian, Yoseph memastikan BPBD tetap memegang teguh komitmen pelayanan.

“Meskipun penganggaran mengalami pengurangan dibandingkan tahun sebelumnya, fokus kami tetap pada prioritas utama, yaitu penyelamatan jiwa dan penanganan darurat yang cepat serta tepat sasaran,” ujarnya.

Baca Juga: DPRD Sukabumi Dorong Penguatan Agroindustri dan Pariwisata Lokal di Musrenbang Jampangkulon 2026

Forum Perangkat Daerah BPBD tersebut juga dibuka oleh Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kesiapsiagaan jajaran BPBD dalam melayani masyarakat.

Bobby menyatakan akan berupaya mendorong pengalokasian anggaran khusus bagi BPBD agar kinerja penanggulangan bencana bisa semakin optimal, terutama dalam memperkuat aspek pencegahan dan mitigasi.

Dengan berbagai tantangan yang ada, BPBD Kota Sukabumi berharap dukungan lintas sektor terus menguat sehingga upaya penanggulangan bencana tidak hanya responsif saat darurat, tetapi juga mampu membangun kesiapsiagaan masyarakat secara berkelanjutan.