Kota Sukabumi

Harhubnas 2026 di Sukabumi, 25 UMKM Bakal Ramaikan CFD Capitol

×

Harhubnas 2026 di Sukabumi, 25 UMKM Bakal Ramaikan CFD Capitol

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Sebanyak 25 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dijadwalkan mengikuti bazar dalam rangka Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 di Kota Sukabumi. Kegiatan ini akan digelar bersamaan dengan Car Free Day (CFD) di kawasan Gedung Capitol, Jalan Ahmad Yani, Minggu (27/9/2026).

Bazar tersebut merupakan kolaborasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi dengan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (Diskumindag). Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Harhubnas yang diarahkan untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus membuka peluang pemasaran bagi pelaku usaha lokal.

Kepala Dishub Kota Sukabumi, Iskandar Ifhan, mengatakan peringatan Harhubnas tahun ini diselenggarakan secara sederhana sesuai arahan Kementerian Perhubungan. Fokus kegiatan diarahkan pada pemberdayaan UMKM, aksi kemanusiaan, kepedulian lingkungan, dan penguatan kearifan lokal.

“Sesuai arahan dari Kementerian Perhubungan, peringatan Harhubnas 2026 di setiap daerah tidak berlebihan mengingat kondisi di beberapa daerah sedang tidak baik-baik saja. Karena itu, kegiatan lebih difokuskan pada aktivasi UMKM, kemanusiaan, peduli lingkungan dan kearifan lokal,” kata Iskandar, seperti dikutip dari Radar Sukabumi.

Menurutnya, bazar menjadi kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk kepada masyarakat yang beraktivitas di kawasan CFD.

“Insyaallah akhir pekan ini Dishub dan Diskumindag akan menggelar bazar UMKM di area Car Free Day, salah satu rangkaian peringatan Harhubnas 2026,” ujarnya.

Pelaksanaan CFD pada Minggu (27/9/2026) juga memiliki perubahan lokasi. Jika biasanya berlangsung di depan City Mall, kali ini kegiatan dipusatkan di kawasan depan Gedung Capitol, Jalan Ahmad Yani, Kota Sukabumi.

Beragam aktivitas disiapkan untuk masyarakat, mulai dari senam, kaulinan barudak, poundfit, karaoke, BMX, sepatu roda, hingga Sukabumi Menari. Rangkaian kegiatan CFD dijadwalkan berlangsung pukul 06.00 hingga 09.00 WIB.

Sementara itu, bazar UMKM akan dibuka lebih lama, yakni hingga pukul 11.00 WIB. Masyarakat dapat berolahraga sekaligus berbelanja produk lokal selama kegiatan berlangsung.

Selain bazar, panitia juga menyiapkan layanan publik dari 10 instansi dan penyedia layanan, mulai dari Dinas Kesehatan, Disdukcapil, DPMPTSP, Inspektorat, DPUPR, PDAM, Optik Waluya, Dinas Sosial, perpustakaan keliling, hingga BJB Mobile.

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi juga akan menghadirkan gerakan pangan murah untuk memberikan alternatif pemenuhan kebutuhan pangan bagi masyarakat.

Iskandar mengajak warga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk berolahraga, mengakses layanan publik, serta mendukung produk UMKM lokal.

Kepala Diskumindag Kota Sukabumi, Een Rukmini, mengatakan penyelenggaraan bazar turut melibatkan Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD), sejalan dengan program pembinaan UMKM yang dijalankan sejumlah perbankan.

Ia menyebutkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, terdapat 52 UMKM yang dinyatakan naik kelas pada 2026 dan mendapatkan kesempatan mengikuti bazar. Namun, dari jumlah tersebut, hanya 25 pelaku usaha yang siap berpartisipasi.

“Informasi dari Pak Kadishub, ada 52 UMKM naik kelas 2026 untuk mengikuti bazar. Namun, hanya 25 UMKM yang siap mengisi bazar tersebut,” terang Een.

Meski jumlah peserta yang berpartisipasi lebih sedikit daripada UMKM yang mendapatkan kesempatan, Een berharap kegiatan tersebut tetap membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha.

Menurutnya, sektor kuliner masih memiliki potensi untuk berkembang dan menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat Kota Sukabumi.

“Harapannya bazar UMKM ini bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan membuat UMKM semakin naik kelas. Potensi perkembangan ekonomi, khususnya di bidang kuliner, masih sangat terbuka lebar,” pungkasnya.

Melalui bazar dan rangkaian kegiatan CFD tersebut, masyarakat diharapkan dapat menikmati aktivitas akhir pekan sekaligus memberikan dukungan langsung terhadap produk lokal Kota Sukabumi.