Berita UtamaPariwisata

Hidden Gem di Kaki Gunung Gede Pangrango Sukabumi, Sungai di Pasir Datar Caringin Jadi Diserbu Wisatawan

×

Hidden Gem di Kaki Gunung Gede Pangrango Sukabumi, Sungai di Pasir Datar Caringin Jadi Diserbu Wisatawan

Sebarkan artikel ini
Wisata Pasir Datar
Sebuah destinasi wisata alam gratis di Kampung Panagan, Desa Pasir Datar Indah, Kecamatan Caringin, mendadak viral dan ramai dikunjungi wisatawan lokal. Foto:sukabumiku.id

SUKABUMI— Sebuah destinasi wisata alam gratis di Kampung Panagan, Desa Pasir Datar Indah, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi mendadak viral dan ramai dikunjungi wisatawan lokal. Aliran Sungai Cijamban Cibodas yang berada di kaki Gunung Gede Pangrango ini menawarkan suasana asri dengan air yang jernih dan dingin, menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin melepas penat.

Kondisi lingkungan yang masih alami membuat kawasan ini cepat menarik perhatian. Pepohonan rindang, bebatuan alami, serta derasnya aliran sungai menciptakan pengalaman wisata yang menyegarkan. Banyak pengunjung datang bersama keluarga untuk bermain air, bersantai, hingga menikmati momen kebersamaan di alam terbuka.

Salah seorang wisatawan, Aris Yuliandi, mengaku betah berlama-lama di lokasi tersebut. Ia bahkan mengajak keluarganya untuk berwisata sambil menggelar botram.

BACA JUGA: PAD Wisata Libur Lebaran di Kabupaten Sukabumi Tembus Rp 128 Juta

“Tempatnya masih bersih, airnya segar, cocok untuk kumpul keluarga,” ujarnya.

Aris menilai kehadiran wisata ini turut membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar. Ia melihat mulai banyak warga yang berjualan di sekitar lokasi, sehingga menciptakan pergerakan ekonomi baru.

“Sekarang jadi ramai, banyak yang jualan. Apalagi Pasir Datar ini memang terkenal dengan alamnya yang bagus,” katanya.

BACA JUGA: Wisatawan Membeludak, Pantai Minajaya Dipadati Pengunjung di Hari Kedua Libur Lebaran

Meski telah ramai dikunjungi dan viral di media sosial, destinasi ini diketahui belum dikelola secara resmi oleh pemerintah maupun pihak desa setempat. Kondisi ini memunculkan harapan agar ke depan ada penataan yang baik, sehingga potensi wisata alam ini dapat berkembang tanpa mengurangi keasrian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga. (Zae)