Kabupaten Sukabumi

Kecamatan Cisolok Kembangkan Flying Fox dan Camping Ground, Ditargetkan Beroperasi Setelah Lebaran

×

Kecamatan Cisolok Kembangkan Flying Fox dan Camping Ground, Ditargetkan Beroperasi Setelah Lebaran

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI — Kecamatan Cisolok terus mendorong pengembangan destinasi wisata berbasis potensi desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Sejumlah wahana wisata baru tengah disiapkan, di antaranya playground, flying fox, hingga camping ground, yang ditargetkan mulai beroperasi saat libur Idulfitri 2026.

Salah satu pengembangan dilakukan di kawasan wisata Geyser Cipanas, Desa Wangunsari. Di lokasi tersebut, pemerintah kecamatan bersama desa setempat berencana menambah wahana flying fox dengan panjang lintasan sekitar 50 meter, melengkapi fasilitas kolam wisata yang sudah ada sebelumnya.

Camat Cisolok Okih Pazri Assidiq mengatakan, pengembangan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas usaha desa sekaligus menggali potensi kearifan lokal.

“Forkopimcam dalam hal ini Kecamatan Cisolok mendorong peningkatan usaha desa melalui BUMDes, terutama potensi kearifan lokal di Desa Wangunsari, Geyser Cipanas,” ujarnya, Selasa (9/2/2026).

Baca Juga: Jembatan Tarisi hingga Rutilahu Rampung, Pemkab Sukabumi Pacu Infrastruktur Publik

Selain flying fox, pengelola juga akan menambah wahana sepeda gantung guna meningkatkan daya tarik wisatawan.

“Jaraknya kurang lebih 50 meter. Akan kita kembangkan juga di sana nanti ada sepeda gantung,” jelas Okih.

Pengembangan wisata tidak hanya terfokus di Desa Wangunsari. Pemerintah Kecamatan Cisolok juga merencanakan pembangunan camping ground berbasis wisata alam di Desa Cikahuripan yang lokasinya berdekatan.

Menurut Okih, konsep pengembangan wisata tersebut tetap mengedepankan aspek keselamatan pengunjung serta kelestarian lingkungan. Salah satunya melalui penanaman pohon pelindung di sekitar area perkemahan.

Baca Juga: Utus Cak Imin, Presiden Prabowo tak Hadiri Hari Pers Nasional Lagi

“Kedua desa ini akan kita dorong secara maksimal agar mampu meningkatkan Pendapatan Asli Desa melalui pengelolaan BUMDes masing-masing,” katanya.

Ia berharap seluruh wahana wisata yang tengah dipersiapkan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat dan wisatawan pada momentum libur Lebaran mendatang.

“Insyaallah mudah-mudahan nanti pas liburan Idulfitri sudah bisa kita pergunakan. Secepatnya akan kita mapping,” pungkasnya.

Dengan pengembangan tersebut, Kecamatan Cisolok optimistis sektor pariwisata desa dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat daya saing destinasi wisata lokal di Kabupaten Sukabumi.