SUKABUMI – Dalam upaya memperkuat integritas dan disiplin di lingkungan pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi menggelar penandatanganan komitmen bersama pemberantasan narkoba, handphone, dan barang terlarang lainnya.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Lapas Sukabumi dan dilaksanakan serentak secara nasional melalui sambungan daring di seluruh satuan kerja pemasyarakatan se-Indonesia.
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pejabat struktural, fungsional, dan petugas pelaksana Lapas Sukabumi, serta diisi dengan rangkaian acara mulai dari menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, hingga penandatanganan komitmen yang dilakukan secara simbolis oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Drs. Mashudi, bersama jajaran pimpinan tinggi pratama, kantor wilayah, dan unit pelaksana teknis (UPT) di seluruh Indonesia.
Dalam arahannya, Dirjen Pemasyarakatan, Mashudi, memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran atas pelaksanaan program 13 akselerasi Pemasyarakatan, sekaligus menegaskan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan moral di lingkungan lembaga pemasyarakatan.
“Tidak boleh ada ruang bagi pelanggaran, baik dalam bentuk peredaran gelap narkoba, penggunaan handphone ilegal, maupun penyelundupan barang terlarang. Kita harus berkomitmen menjaga integritas dan sinergi dengan TNI–Polri agar kejadian yang merusak kepercayaan publik tidak terulang,” tegas Mashudi.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar simbolik, melainkan bentuk nyata komitmen seluruh jajaran Lapas Sukabumi untuk menjaga nama baik institusi.
“Kami di Lapas Sukabumi berkomitmen penuh mendukung arahan Dirjen Pemasyarakatan dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba, handphone, dan barang terlarang. Ini adalah tanggung jawab moral seluruh petugas agar integritas dan keamanan tetap terjaga,” ujarnya.
Menurutnya, momentum ini menjadi pengingat sekaligus penguat tekad bagi seluruh jajaran untuk bekerja lebih profesional, disiplin, dan berintegritas tinggi, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM.
Melalui pelaksanaan komitmen nasional ini, Lapas Kelas IIB Sukabumi berharap dapat terus menciptakan lingkungan kerja yang bersih, aman, dan berintegritas, sekaligus menjadi garda terdepan dalam mewujudkan Pemasyarakatan yang bebas dari narkoba dan barang terlarang lainnya. (Ky)

