Berita UtamaKabupaten Sukabumi

Liburan Sekolah Berujung Duka, Bocah 6 Tahun Tenggelam di Kolam Renang di Palabuhanratu

×

Liburan Sekolah Berujung Duka, Bocah 6 Tahun Tenggelam di Kolam Renang di Palabuhanratu

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi tenggelam. (Foto: Magnific/Freepik)

SUKABUMI – Momen libur sekolah di Kolam Renang Tirta, Kampung Citepus PAM, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, berakhir duka setelah seorang bocah berusia enam tahun meninggal dunia usai diduga tenggelam, Rabu (1/7/2026) sore.

Korban berinisial NAN, warga Kecamatan Palabuhanratu, datang ke lokasi wisata bersama dua anggota keluarganya yang masing-masing berusia 10 dan 16 tahun. Ketiganya diantar oleh bibinya untuk menghabiskan waktu liburan.

Kapolsek Palabuhanratu, AKP Yaser Arafat, mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban sempat bermain di kolam renang bersama keluarganya sebelum insiden terjadi.

Baca Juga: Dispora Kota Sukabumi Ajak Pelajar Tunjukkan Prestasi Lewat Battle Voice & Band Festival After School 2026

“Korban sebelumnya bermain dan berlomba menyelam bersama kedua saudaranya. Berdasarkan keterangan pengelola kolam, korban kemudian ditemukan dalam kondisi mengambang di dalam kolam dan sempat mendapat pertolongan dari seorang pengunjung bernama Rohman,” ujar Yaser, Kamis (2/7/2026).

Saat kejadian, bibi korban diketahui tengah menjemput salah seorang keponakannya sehingga tidak berada di sekitar kolam. Ketika kembali, ia melihat kerumunan pengunjung yang sedang memberikan pertolongan kepada seorang anak.

Setelah mendekati lokasi, ia mengetahui bahwa anak yang dievakuasi tersebut merupakan keponakannya.

Baca Juga: Kejaksaan Bergerak, Penyisiran Dugaan Korupsi Program MBG Mulai Turun ke Daerah

Korban kemudian dibawa ke RSUD Palabuhanratu untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia.

“Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah korban dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka untuk dimakamkan,” kata Yaser.

Hingga kini, Polsek Palabuhanratu masih menyelidiki penyebab pasti peristiwa tersebut. Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memintai keterangan dari sejumlah saksi guna melengkapi proses penyelidikan.

Polisi juga mengimbau para orang tua maupun pendamping agar memberikan pengawasan secara maksimal terhadap anak-anak saat berada di kolam renang maupun lokasi wisata air. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah terulangnya insiden serupa, terutama selama masa libur sekolah yang biasanya diikuti meningkatnya jumlah pengunjung di tempat wisata.