Kabupaten Sukabumi

Peletakan Batu Pertama Kampung Mubarakah, Pemkab Sukabumi Mulai Bangun 86 Rumah

×

Peletakan Batu Pertama Kampung Mubarakah, Pemkab Sukabumi Mulai Bangun 86 Rumah

Sebarkan artikel ini
Seremoni peletakan batu pertama di kawasa Kampung Mubarakah di Desa Cikadu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Rabu (01/04/2026). 

SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi mulai merealisasikan pembangunan hunian bagi warga terdampak bencana melalui peletakan batu pertama di kawasan Kampung Mubarakah, Desa Cikadu, Kecamatan Palabuhanratu, Rabu (1/4/2026).

Pemerintah Kabupaten Sukabumi mulai merealisasikan pembangunan hunian bagi warga terdampak bencana melalui peletakan batu pertama di kawasan Kampung Mubarakah, Desa Cikadu, Kecamatan Palabuhanratu, Rabu (1/4/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sukabumi, Asep Japar, sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam memastikan ketersediaan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat korban pergerakan tanah.

Dalam sambutannya, Asep Japar menegaskan bahwa pembangunan Kampung Mubarakah merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam penanganan pascabencana, tidak hanya sebatas rencana.

Baca Juga: DPRD Kabupaten Sukabumi Tekankan Sinkronisasi Usulan dalam Musrenbang RKPD 2027

“Kampung Mubarakah ini adalah bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam memperkuat penanggulangan bencana dan pemulihan sosial ekonomi masyarakat. Ini bukan janji, tapi langkah nyata,” tegasnya.

Ia menambahkan, pembangunan kawasan tersebut dirancang tidak hanya berfokus pada fisik bangunan, tetapi juga menghadirkan lingkungan yang nyaman serta memberikan harapan baru bagi para penyintas.

“Kami ingin kampung ini bukan sekadar deret bangunan, tetapi lingkungan yang membawa kedamaian dan harapan untuk masa depan warga,” ujarnya.

Baca Juga: Jadi Sorotan Pendemo, Anggota DPRD Kota Sukabumi Ardi Wantoro Disebut Miliki Dapur MBG

Di sisi lain, Sendi Apriadi menjelaskan bahwa pembangunan dilakukan di atas lahan seluas 34.400 meter persegi milik pemerintah daerah. Hunian yang dibangun mengusung konsep tahan gempa dengan pendekatan arsitektur khas Sunda, serta memanfaatkan material ramah lingkungan seperti bambu dan kayu.

Proyek ini direncanakan berlangsung dalam tiga tahap sepanjang tahun 2026. Dari target total 100 unit rumah, sebanyak 86 unit akan dibangun pada tahun ini.

Pelaksanaan pembangunan turut melibatkan Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi, dengan partisipasi masyarakat setempat yang dilibatkan sebagai tenaga kerja melalui sistem gotong royong.

Baca Juga: Aksi Unjuk Rasa Warnai HUT Kota Sukabumi, Massa Tuntut Audit Program MBG

Salah satu warga penerima manfaat menyampaikan apresiasinya terhadap program tersebut dan menyatakan kesiapan masyarakat untuk menjaga serta memanfaatkan hunian yang dibangun.

Selain peletakan batu pertama, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan dokumen kependudukan kepada warga serta pemberian penghargaan kepada pihak-pihak yang berkontribusi dalam pembangunan.