Jawa Barat

Rebutan Kursi Sekolah Maung, 64 Ribu Siswa Berebut 18 Ribu Kuota di Jabar

×

Rebutan Kursi Sekolah Maung, 64 Ribu Siswa Berebut 18 Ribu Kuota di Jabar

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Sekolah. (Foto: Freepik)

BANDUNG – Persaingan masuk Sekolah Manusia Unggul (Maung) di Jawa Barat berlangsung ketat. Program unggulan Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini diserbu puluhan ribu calon siswa dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, jumlah pendaftar Sekolah Maung mencapai 64.405 orang selama masa pendaftaran 23 hingga 29 Mei 2026. Sementara itu, total kursi yang tersedia hanya 18.272.

Program ini dikenal sebagai jalur khusus bagi siswa berprestasi tanpa sistem zonasi. Dalam skema seleksi, kuota dibagi menjadi tiga jalur, yakni potensi akademik sebesar 10 persen, kompetensi akademik 70 persen, dan kompetensi nonakademik 20 persen. Program ini disebut sebagai upaya memberikan ruang lebih luas bagi siswa berprestasi untuk bersaing secara merit.

Baca Juga: Gelombang Aksi 2626 Menguat, Wali Kota Sukabumi Didesak Tepati Janji atau Hadapi Desakan Pemakzulan

Tingginya minat terlihat dari sejumlah sekolah favorit yang kebanjiran pendaftar. SMAN 1 Bekasi tercatat menjadi sekolah dengan jumlah peminat terbanyak, mencapai 2.084 pendaftar untuk kuota 384 kursi. Disusul SMAN 1 Depok dengan 1.909 pendaftar dan SMKN 1 Cimahi sebanyak 1.810 pendaftar.

Selain itu, SMKN 1 Cibinong, SMAN 5 Bandung, dan SMAN 3 Bandung juga mencatat jumlah pendaftar tinggi, menunjukkan antusiasme besar masyarakat terhadap program tersebut.

Dengan jumlah pendaftar yang jauh melampaui kuota, proses seleksi kini memasuki tahap lanjutan. Setelah pendaftaran ditutup, tahapan berikutnya adalah verifikasi berkas hingga 2 Juni, kemudian uji kompetensi pada 3 Juni.

Baca Juga: Tolak Calon Tunggal di Pilpres, Hensa: Demokrasi Harus Hadirkan Pilihan Nyata

Selanjutnya, hasil seleksi akan dibahas dalam rapat pleno dewan guru pada 4 Juni dan dilanjutkan koordinasi dengan cabang dinas pada 5 Juni sebelum diumumkan secara resmi.

“Program Sekolah Maung menjadi jalur khusus penerimaan siswa berprestasi tanpa sistem zonasi,” demikian keterangan yang disampaikan dalam informasi resmi Dinas Pendidikan Jawa Barat.

Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 8 Juni 2026, sementara proses daftar ulang berlangsung pada 9 hingga 10 Juni.

Baca Juga: Arus Lalu Lintas Jalur Nasional Sukabumi-Bogor Krodit, Antrean Kendaraan Mengular

Bagi calon murid yang belum berhasil lolos, masih tersedia kesempatan mengikuti SPMB reguler tahap berikutnya. “Peserta yang tidak lolos masih memiliki peluang mengikuti seleksi tahap selanjutnya sesuai ketentuan,” demikian dijelaskan dalam mekanisme SPMB.

Tingginya jumlah pendaftar ini sekaligus menegaskan bahwa Sekolah Maung kini menjadi salah satu jalur paling diminati dalam sistem pendidikan menengah di Jawa Barat.